iran ali jafari2Teheran, LiputanIslam.com – Panglima pasukan elit Iran, Korps Garda Revolusi Islam (Pasdaran/IRGC), Mayjen Mohammad Ali Jafari, memastikan bahwa kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) akan musnah di Irak usai pembebasan Tikrit, ibu kota provinsi Salahuddin, Irak. Alasannya, dengan terbebaskannya Tikrit terbukti bahwa ISIS tidak memiliki kemampuan untuk bertahan di depan pasukan Irak.

Sebagaimana dilaporkan Alalam, kepada wartawan di sela-sela pertemuan Dewan Ahli Kepemimpinan Iran di Teheran Rabu kemarin (11/3/2015), Jafari menjelaskan bahwa mengingat pentingnya posisi Tikrit dan keberadaannya di ujung Pegunungan Hamrin, pembebasan kota ini menghasilkan pesan bahwa organisasi teroris ISIS tidak akan dapat bertahan di kota manapun di Irak.

“Seandainya ISIS dapat bertahan niscaya mereka akan melakukannya di Tikrit, sebab dataran tinggi yang ada di dekat kota ini sebenarnya dapat membantu mereka untuk melakukannya. Ketika mereka gagal bertahan maka ini tak lain berarti bahwa dua kota yang masih ada di tangan mereka, yaitu Fallujah dan Mosul, juga akan bebas dari tangan mereka, dan ISIS akan musnah di Irak,” paparnya.

Dalam rapat Dewan Ahli Kepemimpinan Iran, Jafari telah berbicara mengenai tugas-tugas IRGC. Dia mengatakan yang tugas terpenting di antaranya ada di bidang militer, keamanan dan kebudayaan serta penjagaan berbagai prestasi revolusi Islam Iran.

Dia juga menegaskan bahwa Iran akan terus menyokong bangsa Irak dan Suriah, sebagaimana Iran juga mendukung bangsa Lebanon dan Palestina.

Rabu kemarin pasukan Irak yang didukung relawan al-Hasyd al-Sakbi dan kelompok-kelompok pasukan adat berhasil membebaskan sepenuhnya kota Tikrit melalui operasi melalui operasi militer secara besar-besaran bersandi “Labbaika, Ya Rasulallah” yang dimulai sejak 1 Maret 2015.. (Baca: Pembebasan Tikrit Tuntas, Korban Minim)

(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*