drone US3Baghdad, LiputanIslam.com – Orang kedua dalam struktur organisasi teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan tewas terkena gempuran pesawat udara Amerika Serikat (AS) di Mosul, Irak utara. Sedangkan militer dan aparat keamanan Irak mengaku berhasil menghabisi 65 anggota ISIS, 50 di antaranya di Mosul, sedangkan sisanya di Tikrit. Bersamaan dengan ini, sebanyak 50 orang telah diculik oleh ISIS di desa Tal Ali yang terletak di sebelah barat kota Kirkuk, dan terjadi pula ledakan bom mobil di kota Kadhimiah dan Kirkuk yang menjatuhkan beberapa korban tewas dan cidera.

TV al-Mayadeen Kamis kemarin (4/9) melaporkan bahwa gembong teroris bernama Abu Hajir al-Suri, warga negara Suriah, tewas dihantam serangan udara AS. Tanpa memberikan keterangan lebih jauh, TV yang berbasis di Lebanon itu menyebutkan bahwa gembong ISIS itu adalah wakil “khalifah” ISIS Abu Bakar al-Baghdadi sehingga mendapat julukan “Tangan Kanan al-Baghdadi”.

Hal yang sama juga dinyatakan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) Irak. Kemhan Irak bahkan juga menyebutkan bahwa Ketua Dewan Militer ISIS di Tal Afar, Abu Ala al-Iraqi, juga tewas diterjang serangan udara di Mosul.

Sejak tersiar kabar disertai dokumentasi rekaman video pemenggalan dua wartawan AS, negara Paman Sam ini intensif terlibat perang, namun banyak pengamat menilai aksi AS itu hanya sebatas untuk “mengendalikan” ISIS.

Di bagian lain, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Irak di hari yang sama menyatakan pihaknya berhasil membunuh 50 anggota ISIS dan melukai beberapa orang lainnya melalui operasi serangan udara di kota Mosul.

“Kalangan intelijen militer membenarkan tewasnya 50 teroris ISIS dan cideranya sejumlah anggota ISIS lainnya akibat serangan udara di Mosul,” ungkap Kemhan Irak, sebagaimana dilansir TV al-Iraqiya.

Laporan lain dari al-Baghdadiya News menyebutkan bahwa seorang petinggi keamanan Irak menyatakan sebanyak 15 anggota ISIS tewas dalam kontak senjata dengan pasukan keamanan di Tikrit. Kontak senjata itu terjadi setelah sekelompok anggota ISIS mencoba menyerang markas pasukan keamanan di sebuah jalur dari Tikrit menuju Samarra.

Menurut pejabat yang meminta namanya tidak disebutkan itu, kontak senjata antara kedua pihak berlangsung selama sekitar dua jam. Selain belasan anggota ISIS tewas, beberapa kendaraan mereka juga hancur dalam pertempuran itu.

Sementara itu, ISIS dilaporkan telah menculik 50 orang di desa Tal Ali, sebelah barat kota Kirkuk.

Seorang pejabat tinggi kepolisian Irak yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan, “Kemarin (Rabu, 3/9) kawanan bersenjata ISIS sudah menyingkir dari desa Tal Ali, tetapi hari ini mereka rupanya kembali lagi ke desa itu kemudian menculik 50 orang, khususnya anak-anak muda, dan membawa mereka bersama konvoi 15 kendaraan ke tempat yang belum diketahui.”

Saksi mata, Abu Abdillah al-Jabouri, mengatakan sejumlah pemuda Rabu lalu telah membakari bendera dan salah satu barak ISIS setelah kawanan teroris ini mundur.

“Kawanan ISIS rupanya kembali ke desa itu hari ini (Kamis 5/9) dengan mengerahkan 100 kendaraan. Mereka menculik para mantan anggota polisi dan tentara yang sudah menyatakan ‘bertaubat’ dari keanggotaan tersebut,” ungkap al-Jabouri.

Penduduk setempat mengatakan bahwa aksi penculikan itu dipimpin oleh seorang komandan ISIS bernama Hisham Ali Hossein Handal, dan para korban dilarikan ke distrik al-Huwaijah yang dikuasai penuh oleh ISIS.

Penduduk desa yang mayoritas bermazhab Sunni dan bermarga al-Jabouri itu meminta masyarakat internasional, pemerintah Irak dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera turun tangan untuk mencegah terjadinya pembantaian massal ISIS terhadap puluhan korban penculikan tersebut.

Dalam kasus lain, sumber kepolisian Irak menyatakan 12 orang tewas dan 32 lainnya cidera serta puluhan kendaraan terbakar akibat ledakan bom mobil di kota Kadhimiya, 7 kilometer utara Baghad. Pasca ledakan itu pasukan keamanan Irak segera mengepung lokasi, sementara para korban segera dilarikan ke rumah sakit dan beberapa mobil damkar berusaha memadamkan kobaran api.

Beberapa laporan lain menyebutkan ledakan bom mobil juga terjadi di pusat kota Kirkuk, 236 kilometer utara Baghdad, menjatuhkan sejumlah korban tewas dan luka. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL