Grozny, LiputanIslam.com – Presiden Cechnya Ramzan Kadyrov menyatakan bahwa warga negaranya yang bernama Omar al-Shishani yang menjadi salah satu tokoh gembong kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah tewas di Suriah.

Bersamaan dengan ini, ISIS memublikasikan rekamanan suara pemimpinnya, Abu Bakar al-Bahdadi, untuk menandai bahwa khalifah Islam ala ISIS ini masih hidup.
Menurut laporan Russia Today Kamis (13/11), berita kematian al-Shishani dikemukakan Kadyrov dalam akunnya di Instagram,

“Musuh Islam Tarkhan Batirashvili yang menyebut dirinya Omar al-Shishani telah tewas,” tulis Kadyrov sembari memosting foto orang yang dimaksud.

Dia menambahkan, “Inilah apa yang terjadi pada setiap orang yang mengancam Rusia dan rakyat Cechnya… Inilah yang menimpa setiap orang yang telah menumpahkan darah orang-orang Islam… Allahu Akbar.”

Omar al-Shishani adalah salah satu petinggi ISIS yang dikenal sebagai petempur ekstrimis yang paling getol di Suriah.
Pria kelahiran 1968 ini pernah menjadi tentara Georgia pada tahun 2006-2010, namun akhirnya dibebas tugaskan karena menderita TBC.

Saat itu dia ditangkap oleh polisi Georgia karena menyimpan senjata secara ilegal.

Sementara itu, ISIS Kamis kemarin memublikasikan rekaman suara Abu Bakar al-Baghdadi dan menyatakan bahwa pria buronan banyak pihak ini masih hidup.

Dalam rekaman itu al-Baghdadi menyatakan bahwa serangan udara pasukan koalisi internasional tidak dapat menghalangi gerak maju ISIS di berbagai kawasan Irak dan Suriah.

“Meski ada serangan siang malam, pasukan kami tidak akan berhenti berperang. Mereka akan terus berperang melawan kaum Salib hingga mencapai Roma,” ungkap al-Baghdadi dalam file audio berdurasi 17 menit, sebagaimana diberitakan AFP.

ISIS memublikasikan rekaman suara itu ketika dalam beberapa hari terakhir beredar berita simpang siur mengenai cidera dan bahkan tewasnya al-Baghdadi.

Menurut AFP, al-Baghdadi tidak menyinggung serangan pasukan koalisi, namun berbicara mengenai beberapa peristiwa lain yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, termasuk pernyataan baiat beberapa kelompok ekstrimis kepadanya.

“Orang-orang Islam hendaknya mengetahui bahwa pemerintahan kalian berada dalam kondisi baik, dan kemajuan mereka tidak akan berhenti, dengan izin Allah, walaupun orang-orang kafir tidak menyukainya,” kata al-Baghdadi dalam rekaman suara berjudul “walau karihal kafirun” (walaupun orang-orang kafir tak suka).

Rekaman suara al-Baghdadi ini merupakan yang pertama kalinya sejak dia dideklarasikan sebagai khalifah bagi seluruh umat Islam oleh ISIS pada awal-awal Juni lalu. Dalam rekaman itu dia menegaskan ancamannya terhadap Arab Saudi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL