mesir mufti syekh syauqi allamKairo, LiputanIslam.com – Mufti Agung Mesir Dr. Syekh Syauqi Allam mengecam keras aksi milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menghancurkan makam para nabi dan tokoh agama di Irak.

“Kejahatan ISIS terhadap kesucian para nabi, imam dan hamba-hamba salih serta kehormatan makam-makam dan aksi mereka menggali makam adalah perbuatan haram. Perbuatan demikian sama sekali tidak ada kaitannya dengan Islam atau agama apapun, dan tidak pula dibenarkan oleh mazhab apapun dalam Islam,” tegas Syekh Syauqi Allam dalam siaran persnya, sebagaimana dilansir al-Sumaria dan berbagai media Arab lain, Selasa (15/7).

“Tindakan demikian telah melanggar semua batas watak insaniah yang benar dan yang menghormati orang-orang yang telah wafat serta menjunjung tinggi kesucian mereka. Para ekstrimis itu tidak mengetahui ruh agama Islam dan tidak membaca sejarah hidup Nabi dan Rasul Terakhir saw,” lanjutnya.

Mufti Mesir kemudian meminta kepada semua instansi terkait di Irak dan lembaga-lembaga konservasi cagar budaya dunia supaya segera turun tangan melindungi kesucian Islam dan segala sesuatu yang terhitung sebagai peninggalan sejarah dan kebudayaan di Irak.

Dr. Syauqi juga menegaskan bahwa Mesir mendukung perang Irak melawan terorisme, terutama gerombolan ISIS yang masih menguasai beberapa kawasan di Irak. Menurutnya, Mesir juga meminta supaya di Irak dibentuk pemerintahan persatuan nasional agar solid dalam perang melawan teroris.

Sementara itu, militan ISIS belum lama ini diduga telah mengeksekusi 12 anggota kelompok militan loyalis Saddam yang sebelumnya telah menjadi mitra mereka dalam menyerang kota Mosul dan beberapa kawasan lain di bagian utara Irak.

Al-Arabiya melaporkan bahwa penduduk kawasan al-Saadiyah menyatakan 12 mayat yang diduga korban eksekusi telah ditemukan dan dibawa ke kantor polisi al-Miqdadiyah. Para korban adalah anggota milisi Naqsyabandiah dengan usia antara 20-30 tahun.

Mereka diduga kuat sebagai korban eksekusi yang dilakukan oleh militan takfiri ISIS karena ditemukan bekas luka tembakan di bagian kepala dan dada serta tidak ditemukan bekas-bekas penyiksaan. Mereka diperkirakan telah dieksekusi dalam kurun waktu 24 jam sebelum ditemukan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL