Foto: Press TV

Tikrit, LiputanIslam.com – Kekalahan demi kekalahan yang dialami organisasi teroris transnasional Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menjadi mimpi buruk bagi pemimpin organisasi ini, Abu Bakar al-Baghdadi, dan bahkan muncul ide ISIS hijrah ke Afrika dan bergabung dengan Boko Haram.

Dalam sebuah pesannya yang disiarkan “Radio al-Khilafah” milik ISIS, al-Baghdadi yang bernama asli Ibrahim Awad Ibrahim al-Badri itu mengakui kekalahan pasukannya di Tikrit serta menyatakan prihatin atas jatuhnya mentalitas para petempur ISIS.

Karena itu, sebagaimana dikatakan Ibrahim al-Thai, anggota kelompok yang menamakan dirinya Dewan Tokoh Mosul dan terafiliasi dengan ISIS, al-Baghdadi menyerukan kepada anak buahnya supaya tidak menonton TV-TV berbasis satelit.

“Apa yang kita saksi di provinsi Salahuddin ialah habisnya spirit para pejuang ISIS. Karena itu al-Baghdadi meminta mereka supaya tidak menonton TV-TV satelit,” katanya.

Ide Hijrah ke Afrika

Juru bicara ISIS Abu Mohammad al-Adnani di akun Twitternya telah memosting pesan suara yang secara tidak langsung juga mengakui kekalahan ISIS. Dalam pesan itu dia bahkan menyatakan bahwa jika kawanan bersenjata ISIS gagal mencapai tujuannya di Suriah dan Irak maka mereka akan hijrah ke bagian barat Afrika. Ide hijrah ini muncul setelah terjadi baiat antara ISIS dan kelompok Boko Haram di Nigeria.

Ratusan Teroris Tewas di Tikrit 

Alalam melaporkan bahwa di pusat kota Tikrit pasukan gabungan Irak terus menggempur kawanan bersenjata ISIS, mengakibatkan ratusan teroris tewas. Mereka bergerak dari beberapa arah dan mengambil posisi di sekitar menara-menara agar dapat memantau dengan baik keadaan dalam kota, sementara beberapa pesawat dan helikopter sesekali melepaskan roket ke arah kawanan ISIS.

Komando pasukan Irak menyatakan kemenangan sudah dekat karena satuan-satuan pasukan Irak terus bergerak dari berbagai arah untuk menyisir kawanan ISIS hingga kota itu bersih dari keberadaan teroris.

“Pasukan al-Hasyd al-Sakbi (relawan), tentara, polisi federal dan Pasukan Khusus (Firqah Dzahabiyyah) telah mengendalikan situasi secara penuh,” ungkap Adham al-Lami dari al-Hasyd al-Sakbi.

Di lokasi lain, sumber-sumber keamanan Irak menyatakan ratusan anggota ISIS tewas dan cidera diterjang operasi militer Irak yang dilancarkan untuk membebaskan desa al-Bashir dan desa-desa lain di kawasan Tazah di selatan kota Kirkuk. Operasi ini terjadi bersamaan dengan dimulai serangan al-Hasyd al-Sakbi secara besar-besaran dari kawasan Jisr al-Fathah terhadap ISIS di distrik Hawija.

Sementara itu, pasukan Kurdistan Irak Peshmerga berhasil membebaskan Majma’ al-Nahrawan dan tujuh desa di bagian selatan provinsi Kirkuk. Selain itu mereka juga telah menghabisi tujuh petempur ISIS, termasuk seorang komandan bernama Harith Shuja Azwu dan saudaranya, dalam sebuah operasi keamanan di bagian selatan dan barat kota Kirkuk. Beberapa anggota ISIS berhasil kabur ke arah yang tak diketahui dalam peristiwa tersebut.

Kepala Kepolisian Kirkuk Brigjen Sarhad Qadir Kamis kemarin mengumumkan tujuh desa di bagian barat daya provinsi Kirkuk di kawasan al-Rashad juga bebas dari tangan ISIS dalam sebuah operasi yang menewaskan sejumlah teroris. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*