isis dan tentara turkiAnkara, LiputanIslam.com – Seorang anggota ISIS kepada surat kabar Turki BirGün mengatakan bahwa kawanan bersenjata yang bercokol di Suriah dapat dengan leluasa keluar masuk ke Suriah melalui perbatasan Turki tanpa ada kendala apapun.

Anggota ISIS berusia 29 tahun yang tak disebutkan nama atau julukannya itu mengaku bergabung dengan ISIS pada tahun 2014. Sejak itu dia sendiri sudah dua kali ke Turki, dan selama sembilan bulan ikut berperang di barisan pasukan ISIS di Irak dan Suriah.

“Karena ISIS berperang melawan PKK (Partai Pekerja Turki yang beroposisi terhadap pemerintah Turki), Turki tidak menerapkan kendala apapun bagi keluar masuk ISIS melalui perbatasan Turki-Suriah,” ujarnya.

Mengenai kemungkinan ISIS juga akan terlibat konflik dengan Turki, dia mengatakan,“Karena dapat keluar masuk melalui wilayah Turki, ISIS memandang negara ini sebagai sahabat. Ini fakta.”

Dia menambahkan, “ISIS memandang pemerintah Turki sebagai pemerintahan thaghut, namun tidak menghendaki perang atau operasi militer melawan Turki. Di pihak lain, karena ISIS memerangi PKK, Turki menyediakan kemudahan bagi lalu lalang ISIS.”
Sumber-sumber resmi menyatakan banyak warga Turki yang menjadi anggota ISIS.

Kebijakan standar ganda pemerintah Ankara terkait ISIS mengundang kritikan dari negara-negara sekutunya di Barat serta kubu-kubu oposisi Turki sendiri. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL