irak isilKairo, LiputanIslam.com – Lembaga Fatwa Mesir menyerukan kepada segenap pihak supaya tidak lagi menyebut kawanan teroris sempalan jaringan teroris al-Qaeda di Irak dan Suriah sesuai nama yang mereka pakai, yaitu “Negara Islam” atau “Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State/Islamic State of Iraq and Syria/IS/ISIS/DAISH)”.

Sebagai gantinya, Lembaga Fatwa Mesir mengajukan nama “Sempalan al-Qaeda di Irak dan Suriah” dengan alasan bahwa nama yang digunakan selama ini sangat mengusik citra agama Islam di mata dunia.

Sebagaimana diberitakan Alalam, Penasehat Mufti Mesir Ibrahim Najm Senin (25/8) mengatakan, istilah “Sempalan al-Qaeda” ditujukan untuk memperbaiki citra Islam di Barat yang tercemar akibat kejahatan dan aksi-aksi tak berprikemanusiaan yang dilakukan oleh kelompok teroris sempalan al-Qaeda di Irak dan Suriah.

Dia mengingatkan bahwa aksi mereka sangat menjijikkan di mata semua bangsa karena jelas-jelas bertentangan dengan hati nurani yang menghendaki kedamaian, dan karena itu seluruh umat Islam menolak aksi itu dan menilainya bertentangan dengan prinsip agama Islam yang luhur serta menyerukan kerukunan hidup bersama, pemakmuran bumi serta penjagaan jiwa, kehormatan, harta, akal sehat dan agama. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL