مقتل 146 مدنيا بهجوم "داعش" على عين العربKobane, LiputanIslam.com – Lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) menyatakan korban tewas akibat serangan kelompok teroris takfiri ISIS terhadap kota Ain al-Arab (Kobane), Suriah, di dekat perbatasan Turki mencapai 146 orang.

“Serangan yang dilancarkan ISIS terhadap kota Kobane, Suriah, dan sebuah desa di dekatnya sejauh ini telah menyebabkan sedikitnya 146 warga sipil tewas,” ungkap direktur eksekutif SOHR, Sami Abdulrahman, sebagaimana dilansir Alalam, Jumat (26/6).

Dia menambahkan, “ISIS masuk ke Kobane Kamis kemarin, lalu terlibat kontak senjata dengan pasukan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah (YPG) di dalam kota.”

Menurutnya, serangan ini adalah yang kedua paling mematikan dan merenggut banyak warga sipil setelah serangan yang menewaskan ratusan warga suku Sunni Shaetat di bagian timur Suriah tahun lalu.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, gerombolan teroris ISIS antara lain menyusup ke Kobane dengan mengenakan pakaian khas para pejuang Kurdi sebelum membunuh orang-orang di dalam kota. Sebagian penyerang berbicara dengan menggunakan bahasa Kurdi.

Mereka mengetuk rumah-rumah penduduk dan meminta warga keluar rumah. Begitu warga keluar, kawanan bersenjata itu segera membantai mereka, termasuk perempuan dan anak kecil.

Di lokasi lain di kota yang sama, pelaku serangan bom bunuh diri ISIS meledakkan bom mobil. (Baca: Menyamar Pasukan Kurdi, Gerombolan ISIS Menebar Maut di Kota Kobane)

Sementara itu, kantor perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Suriah Jumat kemarin (26/6) menyatakan bahwa serangan ISIS ke kota Hasakah, Suriah, telah menyebabkan sekitar 60.000 warga mengungsi.

Reuters dari Beirut melaporkan bahwa kantor PBB juga mengingatkan bahwa bisa jadi jumlah itu akan terus membengkak hingga menjadi 200.000 orang.

Kamis lalu (25/6) ISIS dilaporkan telah menggempur beberapa kawasan yang dikendalikan oleh pemerintah Suriah di Hasakah hingga setidaknya bagian barat daya kota ini jatuh ke tangan ISIS.

Namun demikian, al-Mayadeen Jumat kemarin melaporkan tentara Suriah berhasil menghalau serangan ISIS dan dapat menahan masuknya mereka ke kawasan tersebut.

Menurut TV yang berbasis di Lebanon itu, para teroris ISIS menyamar dengan mengenakan seragam tentara Suriah kemudian meledakkan bom mobil di pos pemeriksaan militer Suriah dengan tujuan menerobos masuk ke kawasan Hay al-Syariah dan bagian barat al-Nashwah di barat daya Hasakah, namun upaya mereka dapat ditahan oleh tentara Suriah.

Hingga kini tentara pemerintah Suriah yang didukung oleh kelompok-kelompok pasukan rakyat terus berperang dengan kelompok-kelompok oposisi bersenjata serta gerombolan teroris ISIS dan Jabhah al-Nusra. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL