isis eksekusi 5Baghdad, LiputanIslam.com – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Irak menyatakan bahwa pemimpin kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi telah mengeluarkan instruksi pembakaran mayat pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, yang tewas dalam pertempuran di kota Kobane, Suriah. Dinyatakan pula bahwa warga Sunni suku Albu Nimr di Irak yang telah dieksekusi ISIS di distrik Hit mencapai 322 orang.

Bersamaan dengan ini, Perdana Menteri Irak Haeder Abadi mengatakan bahwa pembebasan kota Mosul di Irak utara sudah dekat.

“Abu Bakar al-Baghdadi telah mengeluarkan pernyataan berisikan perintah kepada para pengikutnya supaya membakar mayat anggota Peshmerga sebagai bentuk balas dendam atas bantuan Peshmerga kepada para petempur Kurdi kota Ain al-Arab (Koban), Suriah,” ungkap Kementerian HAM Irak dalam sebuah statemennya, sebagaimana dikutip Alalam, Minggu (2/11).

Statemen itu menambahkan, “Jumlah syuhada dari suku Albu Nimr di distrik Hit yang menjadi korban eksekusi ISIS telah mencapai 322 orang, dan sebanyak lebih dari 50 mayat telah ditemukan di sebuah lubang sumur di Hit, beberapa di antaranya perempuan dan anak kecil.”
Menurut statemen tersebut, ISIS juga telah menculik 65 orang suku Albu Nimr dan menjadikan mereka sebagai tawanan perang serta menjarah ternak sapi dan domba milik beberapa orang penduduk Albu Nimr dengan dalih bahwa hewan-hewan itu adalah milik para pemuka suku tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir ini ISIS telah melakukan beberapa kali eksekusi terhadap warga Sunni suku Albu Nimr karena menolak keberadaan ISIS dan enggan bergabung dengan mereka.

Syekh Naim al-Ka’ud, salah satu pemuka suku Albu Nimr di provinsi Anbar, mengatakan bahwa pada Sabtu malam ISIS telah mengeksekusi 67 warga suku ini, beberapa di antaranya perempuan dan anak kecil, di kawasan Ra’s al-Ma’ dekat Danau al-Therthar di utara Ramadi, ibu kota provinsi Anbar. Kemudian, lanjutnya, ISIS juga mengeksekusi 30 orang pada Minggu pagi (2/11).

Dua hari sebelumnya dia mengatakan bahwa ISIS telah mengeksekusi 50 warga Albu Nimr dan mengepung 200 orang lainnya, termasuk perempuan dan anak kecil, di utara Ramadi.

Peshmerga Mulai Terlibat Perang di Kobane

Reuters melaporkan bahwa pasukan Peshmerga sudah bergabung dengan pasukan Kurdi Kobane dalam perang melawan ISIS, dan mereka optimis akan dapat mencegahnya jatuhnya kota yang terletak di sisi perbatasan Suriah-Tukri itu ke tangan ISIS.

Idris Nisan, pejabat Kurdi Kobane menyatakan bahwa Peshmerga telah terlibat dalam perang melawan ISIS di Kobane dengan menggunakan peluru-peluru mortir jarak jauh yang, menurutnya, akan menciptakan suasana baru dalam pertempuran.

Para saksi mata di wilayah perbatasan Turki mengatakan pada Sabtu malam (1/11) telah meluncur dua roket dari Kobane. Seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa pertempuran di hari Minggu (2/11) terlihat lebih sengit daripada dua hari sebelumnya.

PM Irak Nyatakan Pembebasan Mosul Sudah Dekat

Perdana Menteri Irak Haeder Abadi menyatakan bahwa pembebasan kota Mosul, provinsi Nineveh, Irak utara, dari tangan ISIS sudah dekat, dan itu akan menjadi pembebasan dan pembersihan negara ini dari keberadaan teroris ISIS.

Menurut laporan Almadapress, hal itu dinyatakan Abadi dalam pertemuan dengan sebuah delegasi dari provinsi Nineveh di Baghdad Ahad (2/10).

Pada kesempatan itu dia juga mengingatkan kepada semua pihak Irak yang masih bekerjasama dengan ISIS supaya segera kembali dan memisahkan diri dari ISIS.

“Jika tidak kembali maka hukuman bagi mereka akan sangat berat,” ancamnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL