mesir algoumhuriaKairo, LiputanIslam.com – Harian al-Gomhuria terbitan Kairo, Mesir, Senin (12/1/2015) menyatakan bahwa sudah saatnya sekarang semua pihak yang mendukung para teroris meminta maaf kepada rakyat dan pemerintah Suriah.

“Bagaimanapun juga, semua orang yang mendukung para teroris dan pembunuh di Suriah harus meminta maaf kepada rakyat dan pemerintah Suriah karena telah mendukung sebuah konspirasi sistematis,” tulis al-Gomhuria.

Menurut koran ini, ada orang-orang yang selama ini dengan sengaja telah memberikan dukungan dana, tempat, retorika, aksi bungkam kepada para ekstrimis, dan sekarang mereka harus menyatakan secara resmi dan terbuka pemohonan maaf kepada Suriah.

Al-Gomhuria dalam artikelnya yang ditulis oleh Mohammad al-Qiwal menyebutkan bahwa keharusan meminta maaf dan mengubah sikap ini tidak terbatas hanya pada orang-orang tersebut, melainkan juga pada orang-orang yang diam-diam mendukung teroris dengan cara memilih sikap bungkam dengan alasan tidak mengetahui apa-apa.

Orang-orang, organisasi dan pemerintah yang masuk kategori ini seharusnya mengkaji terlebih dahulu realitas kelompok-kelompok teroris sebelum mendukung pihak yang salah.

Al-Gomhuria menegaskan bahwa sekarang mereka sudah menyadari bahwa para ekstrimis dan teroris telah mengancam kehidupan masa sekarang mereka dan bahkan juga mengancam masa depan anak-anak mereka.

“Agar sikap semua orang terhadap bahaya terorisme dapat terkoordinasi dengan baik maka semua orang harus mengakhiri sikap pilih kasih dan kebijakan standar gandanya dengan menyatakan bahwa di satu negara memang terjadi revolusi tetapi di negara lain yang terjadi adalah terorisme. Mereka harus berani mengakui secara jantan bahwa dukungan mereka itu adalah dukungan kepada teroris dan terorisme, dan mereka harus membenahi sikapnya terhadap bangsa Suriah,” al-Qiwal.

Koran ini menilai rakyat dan pemerintah Suriah, khususnya Presiden Bashar al-Assad telah berjuang membela kedaulatan nasional, kemerdekaan negara dan martabat bangsanya. Karena itu, sudah sepatutnya para pendukung teroris sekarang meminta maaf kepada mereka dan kepada prajurit Suriah yang telah menjadikan dada dan raga mereka sebagai perisai bagi bangsanya.

“Banyak orang yang merasa sebagai cendekiawan – sebenarnya berlagak cendekiawan- sejak awal telah bersikap apriori dalam menyikapi peristiwa Suriah dan terdorong untuk berpihak pada kelompok tertentu yang secara dusta telah diberi predikat “revolusioner” oleh TV-TV satelit Arab seperti al-Jazeera dan lain-lain ,” tulis al-Gomhuria.

Koran ini mengingatkan bahwa sikap dan pendirian para pendukung teroris itu terbangun di atas kepalsuan belaka yang ujung-ujungnya mereka menyadari bahwa kaum “revolusioner” itu ternyata tak lebih dari sekedar para teroris dan pembunuh bayaran yang telah membantai orang-orang Suriah atas nama agama dan dengan slogan-slogan suci. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*