"داعش" يعدم أربعة من قادته بأمر مباشر من البغداديBaghdad, LiputanIslam.com – Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan telah mengeksekusi empat orang komandan terkemukanya di provinsi Diyala, dan 300 tawanan yang berasal dari tiga suku di provinsi Anbar.

Sumber keamanan di provinsi ini menyatakan bahwa mereka dieksekusi sesuai instruksi langsung dari Ibrahim Awad Ibrahim al-Badri alias Abu Bakar al-Baghdadi, pemimpin tertinggi ISIS.

Keempatnya dihukum mati karena diketahui telah lari dari perang di Diyala, dan eksekusi dilakukan di provinsi Salahuddin.

“Dengan instruksi langsung di pemimpinnya, al-Baghdadi, DAESH (ISIS) sore hari ini telah menghukum mati empat di antara para komandan terkemukanya dari penduduk Diyala, satu di antaranya adalah mantan perwira berpangkat kapten pada masa rezim Irak terguling. Mereka diekskusi di kawasan Shurqat, Salahuddin, karena lari dari perang di kawasan utara kota Miqdadiyah (40 km timur Baquba). Eksekusi dilakukan di depan publik, ” papar sumber tersebut kepada al-Sumaria, Kamis kemarin (9/4/2015).

Dia menambahkan, “Empat orang itu ditangkap sejak dua bulan lalu di Hamrain di perbatasan antara provinsi Diyala dan provinsi Salahuddin setelah keduanya kabur dari pertempuran di utara Miqdadiya.”

Dalam pertempuran di Diyala puluhan komandan dan anggota ISIS telah kabur ke Salahuddin setelah mereka gagal menghadang gerak maju pasukan Irak yang didukung relawan.

Laporan lain menyebutkan bahwa Ketua Dewan Provinsi Anbar, Irak, Syeikh Naim al-Ka’ud di hari yang sama mengatakan ISIS telah mengeksekusi 300 tawanan yang terdiri atas warga tiga suku di provinsi ini.

“Para tawanan ini adalah para warga suku Albu Mahal, al-Salman dan al-Karabilah. Mereka dieksekusi di kota Qa’im di barat Ramadi, ibu kota provinsi Anbar,” ujar al-Ka’ud, sebagaimana dilansir al-Ikhbariya, Irak.

Kasus ini menambah panjang daftar tragedi pembantaian massal yang dilakukan ISIS di berbagai wilayah yang mereka kuasai di Irak.
Disebutkan pula bahwa kasus pembantaian terbaru itu terjadi di saat pasukan Irak Kamis kemarin memulai operasi besar-besar untuk membebaskan berbagai kawasan yang diduduki ISIS di provinsi Anbar. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL