isis eksekusi 5Baghdad, LiputanIslam.com – Anggota dewan logistik kawasan Umm al-Rabi’ain, Irak, Mohammad al-Chalabi, menyatakan bahwa kawanan teroris bersenjata kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) masih melanjutkan kejahatannya terhadap para tenaga dokter di kota Mosul, provinsi Nineveh, bagian utara Irak. Bersamaan dengan ini, sekitar 100 anggota ISIS tewas di tangan pasukan keamanan Irak di kawasan al-Sijariyah.

“Para teroris ISIS telah mengeksekusi lebih dari 50 dokter di kota Mosul dan menyerahkan jenazah para korban kepada dinas kedokteran forensik,” ungkapnya dalam wawancara dengan lembaga pemberitaan Almaloomah, Ahad kemarin (30/11).

Dia menambahkan, “Berdasarkan kabar yang tersiar, kelompok teroris ISIS telah melancarkan operasi masif untuk menangkap para tenaga kesehatan, para dokter spesialis dan ahli bedah di kota Mosul. Mereka yang ditangkap mencapai 50 orang.”

Menurutnya, para dokter itu dieksekusi dengan ditembak di bagian kepala.

Chalabi mengatakan bahwa ISIS telah memutuskan semua jaringan komunikasi di Mosul sehingga praktis memutuskan komunikasi kota ini dengan dunia luar dan bisa jadi masih minim sekali kabar yang tersiar mengenai kejahatan baru mereka di sana.

Jumat lalu (28/11) ISIS juga dikabarkan telah membunuh 10 dokter di kota yang sama karena para korban itu enggan merawat anggota ISIS yang cidera akibat operasi militer dan serangan udara pasukan koalisi internasional.

Selain itu, ISIS juga mengusir para pasien di semua rumah sakit utama di Mosul dan mengubah semua rumah itu itu sebagai rumah sakit khusus para korban luka ISIS sendiri, namun banyak dokter enggan merawat mereka yang setiap hari masuk sebanyak puluhan orang

Sementara itu, menurut laporan lembaga pemberitaan al-Sumaria, ketua Dewan Tokoh Mosul, Ibrahim al-Thai, mengatakan bahwa pemimpin ISIS bidang pendidikan, Baha Wajih al-Ayyubi, terbunuh di Mosul di tangan kelompok-kelompok pasukan adat kota ini Ahad kemarin.

Laporan lain dari Almaloomah menyebutkan bahwa lebih dari 100 anggota ISIS tewas di tangan pasukan Irak di kawasan al-Sijariyah, provinsi Anbar, bagian barat Irak.

“Pasukan keamanan Irak telah menguasai kawasan ini sepenuhnya setelah membunuh para teroris yang masih tersisa di kawasan ini. Dalam operasinya, pasukan Irak telah membunuh lebih dari 100 anggota ISIS serta menjinakkan lebih dari 200 bom yang dipasang di rumah-rumah dan jalanan,” ungkap anggota Dewan Provinsi Anbar Rajih al-Aifan.

Dia menambahkan, “Situasi keamanan di pusat kota Ramadi dan banyak kawasan provinsi Anbar sudah tentang, dan pasukan keamanan dapat mengendalikan situasi sepenuhnya.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL