anggota-isisBaghdad, LiputanIslam.com – Kelompok teroris takfiri transnasional Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah mengeksekusi 20-an anggotanya yang bermaksud kabur dari provinsi Nineveh, Irak utara.

Al-Sumaria News, Minggu (31/1), menyebutkan bahwa puluhan anggota ISIS itu diketahui ingin kabur dari pertempuran di provinsi Nineveh. Mereka lantas diringkus, diperiksa dan kemudian dieksekusi di pinggiran Mosul, ibu kota provinsi tersebut.

Mereka dieksekusi dengan cara dipenggal di hadapan penduduk dan para anggota ISIS lainnya agar semua orang, terutama para anggota ISIS sendiri, mengetahui pemisahan kepala dari badan adalah hukuman yang layak bagi anggota ISIS yang desersi.

ISIS adalah kelompok teroris yang dikenal sangat kejam, berdarah dingin, dan sadis bukan hanya kepada semua pihak yang mereka musuhi, melainkan juga kepada para anggotanya sendiri. Banyak kalangan memastikan kelompok superekstrim berfaham Wahabi/Salafi ini adalah hasil rekayasa Amerika Serikat dan Rezim Zionis Israel untuk mengacaukan negara-negara Islam dan mengalihkan perhatian mereka dari bahaya Zionisme yang menghasilkan penjajahan Palestina.

Hakikat ISIS itu antara lain terlihat dari fakta bahwa pembelaan terhadap Palestina dan perang melawan Zionis Israel sama sekali tidak pernah mengemuka dalam slogan dan retorika perang ISIS. Dalam hal itu mereka bersembunyi di balik alasan bahwa perang melawan bid’ah dalam tubuh umat Islam sendiri lebih utama daripada perang melawan Israel. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL