ISIS eksekusi penduduk saat menguasai Mosul, Irak.London, LiputanIslam.com – Kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dalam tiga bulan terakhir telah mengeksekusi sekitar 120 anggotanya karena berharap bisa pulang ke negara asal mereka.

Menurut laporan koran Inggris Independent, Rami Abdul Rahman, ketua lembaga Pemantau HAM Suriah, Senin (29/12) mengatakan bahwa kabar eksekusi 120 anggota ISIS itu sudah dikonfirmasi, namun berbagai sumber yang ada di berbagai kawasan yang dikuasi kawanan bersenjata itu berkeyakinan bahwa jumlah korban eksekusi ISIS terhadap kalangan mereka sendiri itu jauh lebih besar, yaitu lebih dari 200 orang.

Pemantau HAM Suriah menjelaskan bahwa 116 dari 120 anggota ISIS yang telah dieksekusi itu adalah warga negara asing yang ingin pulang ke negara asal masing-masing.

Lembaga ini menambahkan bahwa sulit untuk memastikan warga negara mana saja mereka, namun berdasarkan keterangan berbagai sumber, mereka antara lain adalah warga sejumlah negara Eropa.

Menurut lembaga yang berbasis di London, Inggris, ini, sejak mendeklarasikan diri sebagai negara kekhalifahan pada akhir Juni atau awal Ramadhan lalu, ISIS telah mengeksekusi sebanyak 1,880 orang di berbagai wilayah yang dikuasainya di Irak dan Suriah. Dari jumlah itu sebanyak 1,177 adalah warga sipil, 502 tentara Suriah dan 91 anggota kelompok-kelompok ekstrimis lain yang aktif di Suriah.

Berdasarkan klaim ISIS sendiri, jumlah nyawa yang melayang akibat pembantaian mereka jauh lebih besar daripada angka dalam data yang telah dikonfirmasi tersebut. Sebab, masih ada ratusan penduduk yang hilang dan tak diketahui nasibnya sampai sekarang, dan banyak pula yang masih ditawan oleh ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL