makam nabi yunusBaghdad, LiputanIslam.com – Ketua Dewan Konservasi Cagar Budaya Um al-Rabi’ain (The City of Two Springs, Mosul), Zuhair Chalabi, melaporkan bahwa ISIS telah mencuri “harta karun besar” peninggalan era Dinasti Sargonid (721-705 SM) dari bawah masjid agung dan makam Nabi Yunus as di bagian timur kota Mosul, Irak utara.

“Setelah menduduki Masjid Agung Nabi Yunus as selama satu bulan serta mengusir imam dan khatib di sana, ISIS telah melakukan aksi penghancuran dan penggalian di komplek masjid selama pendudukan mereka atas masjid itu,” ujar Chalabi.

Dia menjelaskan, “Ada informasi dan sumber-sumber terpercaya yang mengkonfirmasikan bahwa ISIS telah menjarah harta karun besar dan koleksi-koleksi langka peninggalan era Dinasti Sargonid yang ada di bawah tanah masjid agung.”

Menurutnya, aksi penjarahan itu dilakukan setelah ISIS meledakkan masjid jami’ itu kemudian menggunakan buldoser untuk meratakannya dengan tanah. Dia menambahkan bahwa sekarang tidak jelas dibawa lari ke mana oleh kawanan teroris tersebut.

Chalabi kemudian meminta media Arab berhenti menyebut ISIS sebagai kelompok pejuang dan revolusioner. Dia juga menegaskan bahwa bagaimana juga harus dilakukan pelacakan serius terhadap rute pelarian harta karun dan barang-barang peninggalan sejarah tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL