Displaced families from the minority Yazidi sect, fleeing the violence in the Iraqi town of Sinjarl west of Mosul, arrive at Dohuk province

Foto: Pengungsi Yazidi dari kota Sinjartiba di kota Dahuk 4 Agustus 2014. Sumber: Reuters

Baghdad, LiputanIslam.com – Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali dilaporkan telah melakukan tindakan yang sangat biadab. Menteri Hak Asasi Manusia Irak Mohammed Shia’ al-Sudani mengatakan bahwa kawanan bersenjata ISIS di Irak utara telah membantai sedikitnya 500 warga penganut sekte Yazidi.

“Kawanan bersenjata itu telah mengubur hidup-hidup sebagian korban, termasuk perempuan dan anak kecil, serta menawan 300 perempuan,” ungkap al-Sudani Ahad kemarin (10/8), sebagaimana dilansir al-Sumaria News, dan diberitakan oleh Reuters.

Dia menjelaskan, “Kami memiliki beberapa petunjuk kuat yang kami dapatkan dari warga Yazidi yang lolos dari sergapan maut, demikian pula gambar-gambar posisi kejahatan dalam bentuk yang dapat diragukan lagi bahwa ISIS telah membantai tak kurang dari 500 warga Yazidi setelah kelompok itu memasuki kota Sinjar.”

Laporan serupa juga pernah dinyatakan oleh anggota Komisi Hak Asasi Manusia Irak, dalam keterangan persnya yang dirilis TV al-Sumaria, Jumat (8/8). (Baca: Innalillah, ISIS Kubur Hidup-Hidup Ratusan Orang dan Telanjangi Perempuan Untuk Direkam) Selain itu, anggota parlemen Irak dari komunitas Yazidi, Fiyan al-Dakhil, dalam jumpa pers di gedung parlemen Irak, Baghdad, Selasa (5/8) juga mengatakan bahwa ISIS telah membantai sekitar 500 pria komunitas sekte Yazidi (Izidi) serta menyekap sekitar 500 perempuannya. (Baca: Tragedi Sinjar, ISIS Bantai Sekitar 500 Lelaki dan Sekap 500 Perempuan Sekte Yazidi)

Di bagian lain , ISIS mengakui beberapa komandan pasukannya yang masing-masing berasal dari Arab Saudi, Tunisia, Libya dan Mesir tewas diterjang serangan udara di distrik Makhmur, Irak Utara, demikian dilaporkan Pusat informasi Nasional Irak sebagaimana dikutip Alalam, Ahad kemarin.

Mengenai para petinggi ISIS yang tewas, disebutkan bahwa mereka adalah Ibrahim Ali al-Ruwaili dan saudaranya, Ismail al-Ruwaili, asal Arab Saudi, Adnan Amiri asal Tunisia, Mohammad Ziyab al-Wahhabi asal Libya, dan Mohammad Adnan asal Mesir.

Laporan lain dari sumber keamanan provinsi Salahuddin, Irak, menyebutkan bahwa saudara sepupu gembong ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi, dan tiga anak buahnya tertangkap di selatan Tikrit.

“Pasukan keamanan sore hari ini (Ahad) berhasil menangkap saudara sepupu pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi, yang bernama Mohammad Hirdan dan tiga anak buahnya di jalan Watban (55 km selatan Tikrit),” ujar sumber tersebut kepada al-Sumaria News. Sumber yang enggan disebutkan namanya itu juga menyatakan Hirban tergolong petinggi ISIS.

Bersamaan dengan ini, komandan pasukan gabungan tentara dan polisi Irak untuk Operasi Tigris di provinsi Diyala, Letjen Abdul Amir al-Zubaidi, mengatakan bahwa tak kurang 30 anggota ISIS tewas diterjang serangan udara di provinsi ini Ahad kemarin.

“Setelah mendapatkan informasi akurat dari pihak intelijen, angkatan udara Irak segera menggempur posisi utama elemen ISIS di kawasan Jalula di bagian utara provinsi Diyala, mengakibatkan 30 anggota kelompok itu tewas dan sembilan lainnya cidera, sementara enam kendaraan pembawa senjata anti pesawat tempur mereka hancur,” kata Zubaidi kepada kantor berita Anadolu.

Dia menambahkan bahwa serangan helikopter dan jet tempur Irak meraih banyak kemajuan signifikan dalam serangan intensifnya yang menyasar dan menghancur leburkan sarang-sarang ISIS.

Di bagian lain, seorang narasumber dari Arbil, ibu kota wilayah otonomi Kurdistan Irak, melaporkan bahwa pasukan Kurdi, Peshmerga, berhasil membersihkan distrik Makhmur di tenggara Mosul dari keberadaan gerilyawan ISIS.

“Pasukan Peshmerga sore hari ini (Ahad) berhasil membersihkan sepenuhnya distrik Makhmur dari keberadaan kawanan teroris bersenjata ISIS, dan kini Peshmerga bergerak menuju kawasan Dukar Dukan di selatan Arbil,” ujar sumber itu kepada al-Sumaria News.

Bersamaan dengan ini Komando Pusat Amerika Serikat di Irak menyatakan pihaknya telah melancarkan serangan terbaru yang menyasar beberapa posisi ISIS di dekat kota Arbil . Disebutkan bahwa serangan itu dilakukan dengan mengerahkan beberapa pesawat nirawak dan jet tempur untuk mendukung upaya pasukan Peshmerga menahan pergerakan pasukan ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL