palestina hamas-fatahAleppo, LiputanIslam.com –  Kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menebar ancaman akan menjadikan Jalur Gaza sebagai salah satu wilayah kekuasaan mereka di Timur Tengah. Mereka menuding Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, “tidak cukup serius” menerapkan syariat Islam.

Reuters Rabu (1/7) melaporkan bahwa ancaman itu dikemukakan melalui rekaman video yang dirilis Selasa (30/6) dari markas ISIS di Suriah  dan apa yang disebut biro informasi “Wilayat Aleppo”. Dalam video berjudul “Pesan Untuk Pendudukan Kami di Bait al-Maqdis” itu mereka juga mengafirkan para pejuang Hamas dan menyebut gerakan ini sebagai “Kebangkitan Kemurtadan” (Shahawat al-Raddah).

Dalam video terlihat seorang pria yang menggunakan julukan Abu Qatadah al-Falastini. Dia mengaku sebagai salah satu penduduk Gaza yang bergabung dengan ISIS di Aleppo, dan merasa sangat berbahagia menjadi anggota “pasukan kekhalifahan”. Dia juga menyerukan kepada segenap “penganut tauhid di Gaza supaya bergabung ke dalam kavilah mujahidin dan daulah khilafah”.

Dia menuding Hamas telah “cenderung kepada kekafiran, dan memulainya dengan menghancurkan Masjid Ibnu Taimiyyah, dan gerakan ini tidak bertujuan menegakkan syariat.”

Abu Qutadah juga mengatakan, “Jihad di jalan Allah bukan untuk membebaskan tanah, melainkan untuk menegakkan syariat.”
Di bagian akhir, ISIS menyerukan kepada Hamas supaya “kembali kepada agama Islam.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL