isis-fighters3Baghdad, LiputanIslam.com –  Surat kabar Guardian terbitan Inggris, Selasa (25/10/2016), mengungkap keterlibatan sekira 50 orang Israel dalam serangan kelompok teroris ISIS di Suriah selama empat tahun terakhir, dan sekarang sebagian kecil di antara mereka sudah pulang ke Israel alias Palestina pendudukan.

“Di antara segelintir orang itu adalah Sabareen Zbeidt, 30 tahun, dan suaminya, Wissam, 42 tahun, yang terbang kembali ke bandara Ben Gurion Tel Aviv bulan lalu dengan tiga anak-anak mereka yang berusia antara 3 hingga 8 tahun ,” tulis Guardian sembari menyebutkan bahwa mereka menyadari akan “menghadapi hukuman penjara.”

Disebutkan bahwa mereka berada di Suriah dan Irak selama satu tahun untuk berperang bersama ISIS, dan Wissam yang terluka di bagian kaki akibat pertempuran dengan pasukan Irak telah bersusah payah pulang ke Israel dengan menembus perbatasan Suriah-Turki.  Pada tanggal 22 September mereka terbang kembali ke Israel dan “langsung ditangkap”.

Sabareen dan Wissam berasal dari keluarga berbahasa Ibrani dari kalangan kelas menengah dan sangat jauh dari radikalisme yang didukung ISIS . Dalam pemeriksaan atas keduanya telah didapat keterangan proses keradikalan mereka serta informasi mengenai orang-orang Israel lain yang menjadi anggota ISIS. (mm/guardian)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL