jihad nikahArbil, LiputanIslam.com – Seorang perempuan di Irak dilaporkan telah menghabisi nyawa seorang amir (pejabat/pemimpin) kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (IS/ISIS). Perempuan itu nekat bertindak demikian setelah sekian lama dipaksa ber-“jihad nikah” oleh petinggi ISIS tersebut.

Jihad nikah adalah praktik nikah secara tak lazim atas nama Islam yang sudah lama diterapkan kawanan teroris ini untuk memenuhi hasrat dan kebutuhan seksual para petempurnya yang banyak berdatangan tanpa pasangan dari berbagai negara dunia, termasuk Indonesia.

“Seorang amir ISIS di Mosul yang memiliki julukan Abu Anas tewas di tangan seorang perempuan di kawasan al-Ruman di bagian barat kota ini,” kata Said Mamouzini, kepada bidang media Partai Demokrasi Kurdistan kepada al-Sumaria News, Sabtu (5/9).

Mengenai sebab mengapa perempuan itu membunuh Abu Anas, Mamouzini menjelaskan, “Wanita itu melapiaskan dendamnya karena sang amir telah memaksanya berjihad nikah sejak tiga bulan lalu.”

Mosul, kota kedua terbesar Irak di bagian utara negara ini, jatuh ke tangan gerombolan bengis ISIS sejak 10 Juli 2011. Sejak itu ISIS melampiaskan berbagai aksi jahat dan sadis mereka di Mosul dan kawasan sekitarnya, termasuk untuk memaksakan kepada penduduk setempat faham radikal mereka yang kental dengan ajaran Wahabisme.

Banyak kalangan memastikan bahwa ISIS adalah mesin teror hasil kolaborasi Amerika Serikat dengan Israel di Timur Tengah dengan memanfaatkan faham Wahabi-takfiri yang dikembangkan oleh rezim Arab Saudi dan beberapa negara Arab sekitarnya di pesisir Teluk Persia. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL