mesir sinaiKairo, LiputanIslam.com – Mesir akhirnya resmi berperang dengan kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Hal ini terjadi karena kelompok militan Mesir Ansar Bait al-Maqdis menyatakan bertanggungjawab atas serangan teror dahsyat yang menerjang pos Karam al-Qawadis milik tentara Mesir di bagian utara Semenanjung Sinai, sementara milisi itu sendiri belum lama ini menyatakan bergabung dengan ISIS, mengubah namanya menjadi “Wilayat Sinai”, dan berbaiat kepada pemimpin ISIS yang mengaku sebagai khalifah umat Islam, Abu Bakar al-Baghdadi.

Menurut laporan Russia Today Sabtu (15/11), kelompok militan Sinai itu telah memublikasikan sebuah rekaman video yang memperlihatkan bagaimana kawanan bersenjata telah menyerang pos Karam al-Qawadis, Sinai, dengan menembaki semua orang yang ada serta membakar perlengkapan militer dan menjarah sebagai perlengkapan lainnya.

Dalam serangan teror yang terjadi pada 24 Oktober lalu itu puluhan tentara Mesir tewas, sementara dua anggota kawanan teroris terlihat menaiki tank milik tentara sambil mengibarkan bendera ISIS di atasnya.

Dalam video juga terlihat satu anggota kawanan teroris itu mengingatkan Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi perihal serangan teror selanjutnya terhadap tentara dan polisi Mesir di Sinai.

Serangan teror yang terjadi Oktober lalu itu menewaskan 30 tentara Mesir, beberapa di antaranya berpangkat perwira, dan pemerintah Kairo lantas mengumumkan situasi darurat untuk kawasan utara Sinai.

Sementara itu, sumber kemanan Mesir menyatakan bahwa pasukan kemanan negara ini berhasil membunuh empat petinggi kelompok Wilayat Sinai dalam sebuah operasi penumpasan kelompok bersenjata, Sabtu (15/11).

Sebagaimana dilaporkan al-Masry al-Youm Ahad (16/11), tiga petinggi kelompok bersenjata itu tewas dalam kontak senjata di sebuah kawasan di selatan kota al-Arish. Dalam peristiwa ini tentara Mesir juga berhasil meringkus 14 angggota kawanan bersenjata.

Sumber-sumber militer Mesir juga menyatakan bahwa dalam dua hari terakhir pihaknya berhasil membunuh 10 kawanan bersenjata.
Bersamaan dengan ini, sebuah kelompok pemuda Sinai menyatakan telah membentuk dewan pemuda suku-suku Sinai untuk mengangkat senjata melawan kelompok-kelompok teroris. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL