isis valdet gashiBeirut, LiputanIslam.com – Valdet Gashi, 29 tahun, mantan petinju juara dunia asal Jerman yang menjadi anggota kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan tewas akibat dieksekusi oleh ISIS sendiri.

Russia Today mengutip laporan TV Serbia, Rabu (22/7), menyebutkan bahwa mantan petinju berdarah Albania itu dieksekusi karena diketahui berusaha keluar dan kabur dari ISIS. Dia ditangkap bersama beberapa anggota ISIS desersi lainnya ketika bermaksud kabur dari kota Aleppo, Suriah, dan sempat meringkuk dalam penjara sebelum dieksekusi.

International Bussines Times juga melaporkan berita serupa sembari mengutip keterangan lembaga Observatorium HAM Suriah (SOHR). Berdasarkan keterangan “sumber-sumber terpercaya”, SOHR menyatakan Gashi ditangkap ketika berusaha kabur dari Aleppo bersama “kelompok lain”, kemudian dipenjara di kota Manbej, Suriah, sebelum akhirnya dibunuh ISIS.

Hanya saja, SOHR juga mengaku menerima berita dari sumber-sumber lain yang mengklaim ISIS masih hidup dan berusaha melarikan diri dari ISIS.

Reuters menyebutkan bahwa Gashi meninggalkan Jerman dan bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak pada Januari lalu. Kepada media Swiss dia pernah mengaku bergabung dengan ISIS “demi membantu ISIS mendirikan kekhalifahan Islam di irak dan Suriah”.

“Saya pasti senang jika mati ketika melakukan sesuatu yang baik, ,” katanya dalam wawancara telefon dengan TV SRF, Swis, bulan lalu.

Dia meminta supaya dirinya tidak menjadi bahan cemoohan akibat tindakannya ini karena orang-orang “tidak mengetahui cerita yang seutuhnya”.

Laporan kematian Gashi muncul sejak beberapa minggu yang lalu, setelah keluarganya mengatakan kepada TV Swiss bahwa ia telah meninggal di Suriah, meskipun alasan kematiannya tidak jelas.

PBB memperkirakan terdapat lebih dari 20.000 ekstrimis asing masih aktif di Suriah dan Irak yang banyak daerahnya diduduki oleh ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL