isis di amirliBaghdad, LiputanIslam.com – Anggota kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang tewas di sekitar kota Amirli, provinsi Salahudin, Irak utara, di tangan tentara dan relawan Irak dalam peristiwa pembebasan Amirli dari kepungan ISIS pada Ahad lalu (31/8) mencapai sedikitnya 65 orang, sedangkan 27 lainnya tertawan. Demikian diumumkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Irak Senin kemarin (1/9) dalam statamennya yang dilansir TV Iraq al-Qanun.

“Pasukan relawan bekerjasama dengan intelijen militer berhasil membunuh 65 anggota ISIS, beberapa di antaranya komandan, dan menawan 27 anggota ISIS lainnya di Amirli. Selain itu, 13 mobil dari berbagai jenis milik ISIS di kawasan itu juga berhasil disita,” tulis Kemhan Irak dalam statemen tersebut.

Sedangkan menurut Wakil Ketua Kelompok Sadr, Kadim al-Isawi, anggota ISIS yang tewas di sekitar Amirli 80 orang.

“Kondisi kawasan ini sekarang sudah pulih dan stabil setelah kepungan terhadap Amirli berhasil dibuyarkan kemarin. Pasukan keamanan serta Brigade al-Salam dan beberapa kelompok perlawanan lainnya sekarang menjamin keamanan dan mengisi kevakuman di semua wilayah sekitar Amirli,” katanya, sebagaimana dikutip Alalam, Senin kemarin.

Dia menambahkan, “Korban tewas di pihak ISIS sepanjang 48 jam lalu mencapai lebih dari 80 orang, sedangkan dari kelompok-kelompok perlawanan terdapat empat syuhada dan lima korban luka.”

Dia juga menepis laporan adanya serangan pesawat tempur AS yang ikut dalam operasi pembebasan Amirli dari kepungan ISIS.

“Tidak ada pesawat AS yang terlibat dalam operasi pembebasan dari kepungan Amirli. Permintaan AS untuk bantuan keterlibatan pesawat tempur AS kepada kami telah ditolak,” tegasnya.

Bantahan terhadap laporan keterlibatan jet tempur AS sebelumnya juga dikemukakan oleh Hakim al-Zamili, anggota parlemen Irak dari fraksi al-Ahrar.

Sedangkan laporan itu sendiri berasal dari Kepala Administrasi Wilayah Sulaiman Bek, Talib Mohammad al-Bayati. Dia mengatakan jet tempur AS sempat terlibat dan telah mengebom beberapa posisi ISIS hingga menewaskan sekitar 35 teroris pengepung Amirli.

Seperti pernah diberitakan, pasukan keamanan dan relawan Irak Ahad lalu berhasil mengatasi kepungan pasukan ISIS yang telah berjalan lebih dari dua bulan terhadap kota tersebut dalam sebuah operasi singkat yang berhasil menewaskan sejumlah besar anggota ISIS dan mengusir anggota lainnya yang tersisa. (Baca:Kota Amirli Bebas Dari Kepungan ISIS, AS Tak Ikut Andil)

Laporan lain menyebutkan bahwa Badan Anti Teror Irak yang didukung militer Irak dan beberapa brigade relawan juga berhasil merebut kembali kawasan Sulaiman Bek di distrik Tuz Khurmato, provinsi Salahuddin.

“Pasukan elit dari Badan Anti Teror hari ini berhasil membersihkan sepenuhnya kawasan Sulaiman Bek di distrik Tuz,” kata Juru Bicara Badan Anti Teror Irak Sabah al-Numan dalam siaran persnya Senin kemarin.

Dia menambahkan bahwa pasukan itu telah mengibarkan bendera Irak di atas gedung administrasi setempat.

“Ini merupakan peristiwa besar yang terjadi menyusul pembersihan berbagai kawasan di sekitar Amirli,” ujarnya.

Menurutnya, ada puluhan anggota ISIS asal Cechnya tewas diterjang operasi Badan Anti Teror.

“Pasukan elit Badan Anti Teror hari ini berhasil membunuh 23 warga negara Cechnya yang bergabung dalam barisan ISIS di kawasan Sulaiman Bek di distrik Tuz (90 km timur Tikrit),” katanya sembari menyebutkan bahwa 10 di antara puluhan anggota ISIS yang tewas itu sejak awal memang berkonsentrasi di kawasan tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL