ISIS terroristsLondon, LiputanIslam.com – Sebanyak 5,042 orang tewas akibat serangan kelompok-kelompok ekstrimis takfiri (media Barat menyebutnya “Jihadis”, “Islamis” dan “militan”) di 14 negara dunia selama bulan November 2014. Demikian menurut hasil studi dokumentasi korban kekerasan para ekstrimis takfiri di berbagai penjuru dunia.

Sebagaimana dikutip koran Guardian Kamis (11/12), Pusat Internasional untuk Studi Radikalisasi (International Centre for the Study of Radicalisation/ICSR) yang bekerjasama dengan BBC dalam laporannya menyebutkan bahwa 60% korban tewas itu disebabkan oleh aksi kelompok Negara Islam (IS/ISIS) dan kelompok Boko Haram, 80% korban tersebar di Irak, Nigeria, Afghanistan dan Afghanistan, dan sebanyak 2,000 lebih korban jatuh di Irak dan Suriah.

Laporan lembaga yang berbasis di London, Inggris, yang dirilis Rabu (10/12) itu menambahkan bahwa sebagian besar korban adalah warga sipil. Ribuan orang itu tewas dalam 664 peristiwa serangan teror dan kekerasan di 14 negara dunia. Dengan jumlah itu maka pada setiap jamnya terdapat tujuh orang tewas selama satu bulan lalu, dan setiap hari terjadi rata-rata 22 kali serangan.

Peringkat terbesar setelah ISIS dalam menebar teror dan pembunuhan secara berurutan ditempati oleh Boko Haram di Nigeria, Taliban di Afghanistan, al-Qaeda Semenanjung Arab (AQAP) di Yaman, dan al-Shabab di Somalia, sementara 60% kelompok-kelompok yang terlibat dalam aksi kejahatan itu terafiliasi secara resmi dengan jaringan teroris al-Qaeda.

ISIS menyumbang angka 44% dengan jumlah korban tewas sebanyak 2,206 dalam 308 kasus serangan. Boko Haram di Nigeria membunuh 786 orang dalam 30 kasus, dan Taliban di Afghanistan dan Pakistan membunuh 720 orang dalam 151 kasus.

Irak adalah negara yang paling terdera oleh aksi mereka dengan jumlah korban tewas sebanyak 1,770 orang. Negara-negara berikutnya adalah Nigeria dengan jumlah korban 786 orang dan Suriah sebanyak 693 orang.

Dari total jumlah korban itu, sebanyak 2,709 adalah warga sipil, sedangkan 1,952 sisanya adalah militer, polisi atau petugas.

Selain Irak (1,770 korban) dan Suriah (693 korban) yang memang dilanda perang besar dengan para ekstrimis takfiri bersenjata, negara-negara lain yang juga terdera kekerasan mereka secara berurutan adalah Nigeria (782 korban), Afghanistan (693), Yaman (216), Somalia (212), Pakistan (50), Filipina (50), Kenya (39), Libya (15), Kamerun (13), India (5), Mesir (5) dan Niger (1). (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL