مقتل 21 داعشيا غالبيتهم عرب وشيشان في قصف بالموصلBaghdad, LiputanIslam.com – Sebanyak 21 anggota kelompok radikal brutal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas dihantam serangan udara Amerika Serikat (AS) di sebuah kawasan di sebelah barat kota Mosul, demikian dikatakan sebuah sumber militer Irak.

“Pesawat udara AS sore hari ini mengembom konsentrasi organisasi teroris ISIS di kawasan Rabiaah mengakibatkan 21 anggota organisasi ini tewas, 15 di antaranya warga negara Arab dan Cechnya, sedangkan enam lainnya yang merupakan komandan terkemuka ISIS adalah warga negara Irak sendiri,” ungkap sumber yang meminta tidak disebutkan identitasnya itu kepada al-Sumaria, Rabu (3/9).

Dia menambahkan bahwa pasukan ISIS lainnya telah membawa mayat-mayat rekannya itu ke rumah sakit Mosul.

Sementara itu, di hari yang sama Presiden AS Barack Obama mengutuk pembunuhan satu lagi wartawan AS oleh ISIS. Dia juga memastikan bahwa ISIS akan teradili.

“Keadilan akan berjalan pada jalurnya,” kata Obama dalam sebuah jumlah pers bersama Presiden Estonia Toomas Hendrik Ilves di Tallin, ibu kota Estonia.

Dia juga menegaskan ISIS telah menjadi ancaman nyata bukan hanya bagi Irak, melainkan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

“ISIS telah merepresentasikan ancaman nyata bukan hanya bagi Irak, melainkan juga bagi kawasan secara keseluruhan,” ungkapnya.
Seperti diketahui, Selasa (2/9) ISIS memublikasikan video yang diklaimnya sebagai rekaman pemenggalan wartawan AS Steven J. Sotloff yang hilang dan diculik di Suriah sejak tahun 2013. (Baca: ISIS Publikasikan Video Penggorokan Wartawan AS Steven Sotloff)

Presiden Obama pada hari Selasa itu menginstruksikan pengiriman pasukan tambahan sebanyak 350 personil ke Irak. Namun, dia mengatakan bahwa pasukan tambahan itu tidak ditugaskan untuk berperang, melainkan sekedar untuk memperkuat pengamanan Kedutaan Besar AS di Baghdad.

Pada bulan Juni lalu dia juga memutuskan pengiriman pasukan tempur AS sebanyak 257 personil ke Irak dengan klaim juga demi mengamankan misi diplomatik di Baghdad. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL