Riyadh, LiputanIslam.com — Sebuah gambar karikatur yang diunggah oleh Khamenei.ir menunjukkan keterkaitan yang menarik antara rezim Arab Saudi dan kelompok teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Arab Saudi digambarkan sebagai White ISIS atau ISIS Putih. Sementara kelompok ISIS sendiri digambarkan sebagai Black ISIS atau ISIS Hitam.

Seperti diketahui, Arab Saudi adalah salah satu negara yang selama ini mendukung ISIS, kendati melakukan pencitraan dengan membentuk “Koalisi Islam Anti-Teror”.

Baca: Ketika Arab Saudi Butuh Pencitraan

Wilayah yang dikuasai ISIS baik di Suriah dan Irak, diberlakukan hukuman mati bagi siapapun yang menolak ataupun melawan ISIS. Eksekusi dilakukan dengan cara bermacam-macam, seperti digorok (dengan menggunakan pisau pendek), dipenggal (dengan menggunakan pedang), dibakar, disalib, dijatuhkan dari gedung tinggi, dan berbagai cara keji lainnya.

Sementara di Arab Saudi, negara pendukung ISIS, juga diberlakukan hukuman mati bagi siapapun yang berani mengritik penguasa. Kemarin (02/1/2015), rezim Saudi mengeksekusi Syaikh Nimr Baqir al-Nimr, seorang ulama Syiah dengan tuduhan melakukan terorisme. Hanya saja, semua dakwaan tersebut dibantah, karena Syaikh Nimr tidak pernah mengangkat senjata ataupun menghasut, melainkan hanya melakukan kritik.

Baca: Menakar Rasionalitas Hukuman Mati Syeikh al-Nimr

Karikatur yang beredar ini memberikan gambaran bahwa: mengritik atau melawan ISIS, Anda dihukum mati. Mengriktik pendukung ISIS, Anda juga dihukum mati. Bedanya, ISIS biasa mengenakan baju berwarna hitam ketika melakukan eksekusi, sementara di Saudi, biasa mengenakan baju putih. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL