ISIS eksekusi penduduk saat menguasai Mosul, Irak.

ISIS eksekusi penduduk saat menguasai Mosul, Irak.

Baghdad, LiputanIslam.com — Kelompok teroris transnasional Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan telah mengeksekusi dua jurnalis di kawasan Irak sebelah utara, sebagaimana dilaporkan oleh sumber-sumber intelejen Irak.

“ISIS telah menembak mati dua jurnalis, yaitu Suhail Bayatti dan Issam Mahmoud,” jelas sumber tersebut, yang menolak disebutkan namanya, sebagaimana dilansir presstv.com, 4 Januari 2015.

Bayati diketahui merupakan jurnalis yang bekerja untuk stasiun televisi Al-Anbar, dan ia ditembak di kota Ar-Rutbah, yang terletak sekitar 428 km dari Baghdad. Ia telebih dahulu diculik sebelum akhirnya dibunuh.

Sedangkan Mahmoud, ia adalah jurnalis yang bekerja untuk stasiun televisi Al-Mosul, dan ditemukan tewas di sekita pangkalan militer Ghazlani, sebelah utara kota Mosul. Ia juga diculik terlebih dahulu oleh ISIS.

Pada tanggal 2 Januari 2015, ISIS juga menembak mati 15 warga sipil di distrik Karma, Fallujah. Warga yang dieksekusi ini dituduh telah bekerja sama dengan tentara Irak dan memberikan informasi tentang keberadaan ISIS di dalam kota.

Seperti diketahui, Provinsi Anbar yang berbatasan dengan Suriah, telah menjadi benteng utama ISIS dalam menebarkan aksi teror baik di kawasan Irak maupun Suriah. Dari laporan berbagai sumber, sepanjang tahun 2014, lebih dari 15.000 nyawa telah melayang di Irak akibat konflik. (Baca: Sepanjang 2014, Lebih dari 15.000 Jiwa Melayang di Irak). Jumlah ini melonjak daripada korban jiwa pada tahun 2013 yang berjumlah 6.522 orang.

“Angka yang didapat dari keterangan tenaga kesehatan dan kementrian terkait menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 15.538,” ujar seorang pejabat Irak, seberti dilansir al-akhbar.com, 2 Januari 2015.

Saat ini, beberapa bagian wilayah Irak masih berada dalam kontrol kelompok teroris ISIS, yang mendeklarasikan berdirinya sebuah Kekhilafahan Islam. Hanya saja, klaim ISIS ini ditolak oleh ulama-ulama terkemuka di dunia. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*