Nainawa, LiputanIslam.com — Kelompok teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menggunakan cara-cara gila untuk melakukan eksekusi Dari laporan media berbahasa Arab Alsumaria, (19/12/2015) gerombolan ini mengeksekusi 12 rakyat sipil dengan melemparkan mereka dari sebuah bangunan yang menjulang tinggi di Nainawa, Irak.

Sebuah gedung perusahaan asuransi yang merupakan gedung tertinggi di Nainawa, menjadi tempat dilakukannya eksekusi brutal tersebut.

Eksekusi dengan melemparkan dari gedung tinggi bukan yang pertama kali mereka lakukan. Misalnya pada 23 Agustus lalu ISIS juga melemparkan 9 orang tawanan, dan pada tanggal 3 Juni, mereka melemparkan 3 orang tawanan dari gedung yang sama.

Menteri Pertahanan Khaled al-Obeidi dalam sebuah kesempatan menyatakan bahwa ISIS awalnya mengontrol hampir 40% wilayah Irak. Namun perlawanan yang intensif dari tentara Irak dan pasukan populer rakyat, berhasil merebut kembali satu persatu wilayah yang dikuasai ISIS. Meski demikian, ISIS masih menguasai sekitar 17% wilayah Irak. Sejak ISIS mengontrol beberapa wilayah Irak, berbagai ragam eksekusi biadab mereka pertontonkan kepada dunia.

Kelakuan ISIS ini mengundang kutukan pengguna sosial media. Apalagi, selama ini ISIS selalu mengklaim sebagai representasi Islam.

“Negara-negara Islam masih terus berdebat. Tidak bisakah mereka melihat apa yang dilakukan ISIS? Ayolah guys, berikan kesempatan bagi kemanusian. Boikot Arab Saudi pendukung terorisme. Boikot Israel. Boikot dollar,” tulis seorang netizen.

“ISIS adalah kelompok barbar yang didukung oleh AS, Turki dan Arab Saudi. Mereka yang membentuk dan mengontrol ISIS….”

“Kelompok takfiri ini begitu kejam kepada sesama manusia. Mereka juga bengis terhadap lingkungan sekitar. Semoga kalian musnah,” tulis netizen lainnya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL