Ankara, LiputanIslam.com — Beberapa negara-negara Barat tidak percaya dengan fakta bahwa Turki terlibat dalam peneyelundupan dan transaksi jual beli minyak ilegal dengan kelompok teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Namun media Jerman, Handelsblatt, merilis laporan jejak hitam Bilal Erdogan, termasuk keterlibatannya dalam mendukung ISIS.

“Meskipun menampakkan diri sebagai figur baik dan bersih, tapi rekam jejaknya dipenuhi noktah hitam yang membuktikan klaim Rusia mengenai penjualan minyak murah ISIS oleh Turki,“ tulis  Handelsblatt, seperti dilansir Alalam, (6/12/2015). (Baca: Kapal-kapal Si Bilal)

Pada tahun 2013, kejaksaan mencurigai Bilal terlibat dalam upaya pencucian uang yang dilakukan oleh ayahnya, Presiden Recep Tayyip Erdogan. Hal itu terbukti dengan adanya berkas, termasuk foto dan catatan telepon Bilal dengan orang nomor satu di Turki tersebut.

“Saat itu, Erdogan memerintahkan anaknya untuk menyingkirkan semua uang yang ada di rumah,” papar Handelsblatt.

Lalu pada tahun 2014, ada percakapan telepon tentang ‘pembayaran sepuluh juta dollar’. Tidak ada indikasi langsung pada siapa uang tersebut harus dibayarkan, tetapi media berspekulasi bahwa pembayaran itu adalah suap yang terkait dengan pembangunan pipa minyak. Namun Erdogan menepis, dan menyebut rekaman itu palsu.

Pada bulan November, Menteri Informasi Suriah Omran al-Zoubi menyatakan secara terbuka bahwa perusahaan transportasi ilik Bilal menerima minyak dari ISIS. Pihak lainnya, seperti Rusia juga menuduh bahwa Bilal terlibat dalam transaksi minyak dengan ISIS yang berasal dari wilayah yang dikontrol ISIS di Irak. Minyak ini lantas dijual ke negara-negara Asia. Tak mengherankan jika Bilal akhirnya disindir sebagai “Menteri Perminyakan ISIS”.

Namun Presiden Erdogan sesumbar bahwa ia bersedia mundur jika terbukti terlibat dengan penyelundupan minyak ISIS. Oleh Handelsblatt, Erdogan diminta berhati-hati dengan ucapannya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL