popular irak

Pasukan populer Irak

Baghdad, LiputanIslam.com — Teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan telah mengeksekusi 10 orang penduduk sipil di Kirkuk, Irak.

Menurut laporan media Alsumaria, seperti dikutip Alalam, (15/12/2015), penduduk asal desa Shandouka terseut dituduh telah memberikan informasi kepada pemerintah Irak, dan membantu operasi militer.

Mereka dieksekusi dengan cara ditembak di hadapan banyak orang, dan ISIS mengancam akan membantai siapapun yang bekerjasama dengan pemerintah pusat.

Kekejaman ISIS semakin menjadi-jadi terhadap penduduk sipil, apalagi setelah kondisinya semakin terdesak di medan tempur. Hari Minggu kemarin, 15 anggota ISIS tewas saat pasukan Irak menemukan lokasi mereka di distrik Al-Alaas dan Ajeel yang kaya minyak.

Di tempat terpisah, pasukan Irak juga melancarkan operasi militer di Anbar, dan berhasil menewaskan setidaknya 11 anggota ISIS. Tiga kendaraan yang bermuatan bom juga berhasil dihancurkan.

Ibrahim Kazem, salah satu komandan tinggi ISIS juga terbunuh dalam serangan yang dilancarkan pasukan Irak di distrik Albu Ziyab, pada Sabtu lalu.

Wilayah di barat dan utara Irak sangat mencekam dan kerap terjadi kekerasa sejak ISIS menguasai kota strategis Irak pada Juni 2014. Kekerasan dilakukan kepada penduduk tanpa pandang bulu, entah itu Sunni, Syiah, Kurdi, Kristen ataupun Yazidi.

Untuk melawan ISIS, pasukan Irak bekerjasama dengan Pasukan Perlawanan Populer rakyat Irak, seperti Gerakan Sadr, Khataib Hizbullah, dan lainnya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL