Contoh manipulasi informasi

Contoh manipulasi informasi

LiputanIslam.com – Keprihatinan yang mendalam atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza, Palestina, menyebabkan masyarakat Indonesia begitu bersemangat untuk membagikan informasi apapun—yang terkait dengan Palestina, kendati, info tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya.

Contohnya, ketika ada foto orang-orang yang bermain bulutangkis di dalam masjid, diklaim sebagai “Orang-orang Israel yang bermain bulutangkis di dalam Masjid Al-Aqsa.” Sekilas saja, informasi itu terlihat terlalu berlebihan, karena baik pihak Palestina, maupun Israel, keduanya sangat sensitif berkenaan dengan situs suci tersebut.

Di satu sisi, pihak Israel melarang pemuda-pemudi Muslim untuk beribadah di sana (yang diizinkan hanya penduduk yang sudah lanjut usia). Namun di sisi lain, penduduk Palestina juga tidak ragu-ragu untuk berdemo ketika ada pihak Israel (misalnya pemerintah, anggota Parlemen) memasuki masjid tersebut. Sehingga, sangat kecil kemungkinannya, masjid tersebut di gunakan sebagai tempat untuk berolah raga. Foto itu dibagikan ribuan kali oleh pengguna Facebook, dan masih banyak halaman-halaman serupa yang menampilkan keterangan yang sama.

Dimana sesungguhnya lokasi masjid dalam foto tersebut?  Perhatikan foto berikut, keterangan diambil dari Blog Bulutangkis:

Sumber foto: http://duaribuan.wordpress.com/2014/07/18/badminton-dalam-masjid-al-aqsa/

Sumber foto: http://duaribuan.wordpress.com/2014/07/18/badminton-dalam-masjid-al-aqsa/

Foto tersebut ternyata dicomot dari berita lama di situs http://www.todayszaman.com/news-320116-religious-affairs-directorate-bans-sports-in-mosques.html . Foto itu diupload di Facebook kembali dengan keterangan bahwa Israel bermain bulutangkis di Masjid Al-Aqsa.

Berdasarkan berita dalam situs todayszaman.com itu, foto tersebut merupakan foto kasus anak-anak bermain badminton di dalam sebuah masjid, namun bukan di Al-Aqsa, tetapi di Turki, tepatnya di Antalya, Provinsi Mugla. Berita itu juga bukan berita baru karena telah dirilis sejak satu tahun yang lalu. Bahkan merdeka.com, situs Indonesia juga telah memberitakan kasus ini dalam bahasa Indonesia. Klik linkhttp://www.merdeka.com/dunia/bocah-turki-main-badminton-dalam-masjid.html.

Dari kedua berita itu, disebutkan bahwa setiap masa liburan sekolah bulan Juli ini, biasanya sejumlah masjid di Antalya mengadakan pelajaran Al Quran disertai dengan olahraga untuk anak-anak. Selain bulutangkis, ada juga yang mengajarkan tenis dan bola voli. Ada yang lokasi olahraganya disiapkan di halaman, ada juga dalam masjid.

Anggota parlemen di Turki juga sempat memprotes kasus ini karena menganggap perbuatan itu dianggap tidak sopan dan tidak menghormati kesucian tempat ibadah. Karena muncul kasus itu, Kementerian Agama Turki menindaklanjuti dengan mengeluarkan aturan panduan untuk menghindari terulangnya kejadian serupa.

Benar, bahwa Israel telah berlaku brutal kepada rakyat Palestina. Mereka memborbadir rumah-rumah penduduk, mengebom masjid dan rumah sakit, menembak anak-anak dan wanita dan sederet kekejaman lainnya. Namun hal itu bukanlah pembenaran, untuk melakukan fitnah/ propaganda atas sesuatu yang tidak mereka lakukan. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL