Meyda

Meyda, sumber foto: Al Hikmah

Meringankan beban penderitaan saudara seiman adalah suatu hal yang wajib. Al-Qur’an telah sampai kepada kita, dan Allah menyeru kita dalam ayat-ayatnya yang indah untuk peduli kepada sesama. Sehingga ketika tersiar kabar ada seorang figur wanita cantik yang memiliki impian mulia terhadap Suriah, hatipun terasa damai.

Di dalam situsnya, Al-Hikmah menulis:

Meyda Sefira, artis cantik pemeran Husna di film Ketika Cinta Bertasbih (KCB) ini memiliki impian membuat pabrik roti di Suriah. Keinginannya ini muncul ketika mendengar kabar atas pembataian rezim Pemerintah Assad terhadap  penduduk Suriah, sehingga membuat masyarakat Suriah kesulitan mendapatkan makanan.

“Bahkan saya mendengar untuk makan saja, mereka terpaksa mengkonsumsi daging kucing, ini miris sekali,” ungkap Meyda Sefira kepada Alhikmah di sela-sela lauching buku autobiografinya di Balroom Edelwais, Wahana Bakti Pos, Bandung, Minggu, (22/12/13).

Meyda mengungkapkan, dana untuk membuat pabrik roti itu akan diperoleh dari royalti buku autobiografinya yang berjudul Hujan Safir. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut, ia menggandeng lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). “Lima persen dari royalti penjualan buku Hujan Safir ini, akan didonasikan untuk pembuatan pabrik roti. Selain itu, akan diadakan roadshow amal di sepuluh kota di Indonesia, untuk menggalang dana 1 miliar rupiah. Nantinya yang akan membantu saya merealisasikan program tersebut adalah ACT,” papar alumnus Itenas ini.

Impian yang sangat mulia. Namun, mencermati beberapa kalimat diatas, sepertinya ada yang tidak beres, dan sesungguhnya kita sedang digiring kepada propaganda ‘Assad pembantai rakyat Suriah’ yang memang belum sepi didengungkan di seluruh dunia.

Untuk tabayun, team Liputan Islam kembali menghubungi Ustadz MM, warga NU di Suriah  yang sebelumnya telah pernah kami wawancarai terkait konflik di Suriah, yang wawancaranya bisa disimak di:

1. http://liputanislam.com/wawancara/mahasiswa-indonesia-di-suriah-media-melakukan-pembodohan-sistematis/

2. http://liputanislam.com/wawancara/mahasiswa-indonesia-suriah-hutang-luar-negeri-suriah-nol/

Berikut wawancara singkat kami

Liputan Islam: Assalamu’alaikum Ustadz, kemarin ada seorang artis Indonesia berencana galang dana untuk Suriah agar bisa membangun pabrik roti karena mendengar Presiden Bashar al-Assad membantai rakyatnya, sehingga kesulitan mendapatkan makanan hingga harus memakan daging kucing.  Bagaimana tanggapan Ustadz?

Ustadz MM: Wa’alaikumsalam warahmatullah.  Pabrik roti di Suriah itu milik pemerintah. Ada direktorat khusus yang menanganinya di kementrian perdagangan. Direktorat tersebut bertanggung jawab terhadap semua pabrik roti di Surah mulai dari pengadaan gandum, produksi hingga penjualan. Sudah puluhan karyawan meninggal karena pabrik roti mereka diroket, diledakkan atau diberondong [senjata].

(Catatan redaktur; di dalam propaganda media lainnya, sering disebutkan bahwa pemerintah Suriah membakar pabrik roti sehingga rakyatnya kesulitan makanan, contohnya bisa dilihat di: http://www.islampos.com/pasukan-assad-hancurkan-gudang-gandum-aleppo-59191/)

Liputan Islam: Jadi berita itu tidak benar?

Ustadz MM: itu adalah berita hoax. La haula wala quwwata illa billah. Justru Suriah adalah garda terdepan dalam  pengkaderan ulama-ulama Sunni yang moderat. Coba di klik: www.shifa-sy.com/

Itu adalah  lembaga pendidikan tinggi Sunni bermazhab Hanafi d Damaskus

Dan coba klik ini; http://www.abunour.net

Itu adalah lembaga pendidikan Sunni bermazhab Syafii di Damaskus. Keduanya adalah lembaga tinggi Sunni paling bergengsi di Damaskus.

 

*****

Isu : Assad membantai rakyatnya, membakar pabrik roti hingga rakyat Suriah kesulitan mendapatkan makanan.

Fakta: Justru pabrik roti tersebut adalah asset milik pemerintah yang dikelola secara khusus oleh kementrian perdagangan. Untuk apa pemerintah Suriah menghancurkan asetnya sendiri?

Isu: Presiden Assad membantai rakyatnya, sering dikatakan seperti ini, “ Assad Syiah membantai rakyatnya yang  Sunni.”

Fakta: Di Damaskus saja (belum di provinsi lainnya), terdapat dua lembaga bergengsi yang menjadi garda terdepan dalam melahirkan ulama Sunni moderat. Bagaimana mungkin pengkaderan tersebut bisa terjadi jika Assad yang dituduh Syiah membantai rakyatnya yang Sunni? Ini menunjukkan, situs Al-Hikmah kuper banget 😀

Semoga wanita-wanita muslimah yang terlahir dengan fisik yang cantik, tidak serta merta meliburkan akalnya ketika dihadapkan kepada sebuah masalah sebagaimana Allah juga berfirman; “… dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.”  

(LiputanIslam.com/AF)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL