SEA HAck

Sumber Foto: jejaring sosial

 “Teruntuk Manajemen FC Barcelona, jangan biarkan negara Qatar membiayai kalian. Uang mereka penuh darah dan pembunuhan”

Begitulah kicauan twitter dari FC Barcelona yang difollow lebih dari 11 juta akun twitter. Diamvdiam akun tersebut telah di hack oleh SEA (Syrian Electronic Army) atau Tentara Elektronik Suriah. Selain memperingatkan tentang ‘uangnya Qatar’, tidak ketinggalan SEA menuliskan salam spesial kepada Real Madrid, musuh bebuyutan Barcelona. 😀

Apa yang melatarbelakangi lahirnya SEA?

“Ada yang beranggapan bahwa Suriah bisa bertahan dari serangan terorisme internasional adalah karena Suriah memiliki sekutu yang kuat yaitu Russia dan Iran. Seolah-olah, Suriah mempertahankan negerinya dengan bergantung kepada negara lain. Dunia harus tahu, bahwa kami rakyat Suriah yang akan mempertahankan negeri kami” ungkap SEA di sebuah jejaring sosial.

Awal tahun 2014 SEA melakukan sejumlah serangan cyber yang mengorbankan Twitter milik Skype, akun Facebook dan blog resminya. Skype’s Microsoft’s voice-over-IP service, yang merupakan akun Twitter Skype di-hack oleh SEA sekitar pukul 19.30 GMT dengan menerbitkan tweet yang menyerukan masyarakat dunia untuk tidak menggunakan account Microsoft karena perusahaan itu menjual data kepada pemerintah

Serangan berlanjut, SEA dikabarkan  berhasil  membobol akun Twitter, Facebook CNN dan salah satu blog saluran berita (24/1) dengan mengirimkan pesan: “Syrian Electronic Army Was Here…Stop lying…All your reports are fake!”. SEA juga berkicau: “DON’T FORGET: Al Qaeda is AL CIA da. Funded, armed and controlled.”

Baik NDF (Tentara Pertahanan Nasional) maupun SEA, adalah dua kekuatan besar yang dimiliki Suriah, sebagai bentuk pengabdian mereka terhadap tanah airnya. SEA sama sekali tidak berhubungan dengan pemerintah Suriah, tidak pernah mendapatkan instruksi untuk melakukan perang cyber, tetapi atas kesadaran dan kecintaan kepada tanah airnya, mereka bergerak.

Mengapa harus ada Electronic Army?

Sesungguhnya senjata pemusnah masal bukanlah senjata kimia, melainkan propaganda media. Dengan propaganda yang gencar dilakukan oleh pihak pendukung pemberontak, puluhan ribu jihadis berangkat untuk menunaikan ‘jihad suci’ di Suriah. Mereka menggalang dana di luar negeri, dan kemudian dana tersebut digunakan untuk membunuhi rakyat Suriah. Dan peristiwa ini telah berlangsung selama 3 tahun. Sungguh mengerikan, akibat informasi yang tidak berimbang dari media, ratusan ribu lebih rakyat Suriah tewas.

Jika saja rakyat Suriah tidak mencintai tanah airnya dan menentang pemberontakan, tidak mungkin akan lahir sebuah kelompok hacker yang dahsyat yang mampu melumpuhkan situs besar yang selama ini selalu berpihak kepada pihak pemberontak.  Hadirnya SEA seolah menjawab, bahwa putra bangsa Suriah tidak berpihak pada ide Daulah Islam ala ISIS, atau ide Khalifah Islam ala al-Nusra, yang mereka inginkan tetap seperti yang sering mereka katakan: ‘Allah, Souriya, Bashar wa Bass !’ yang artinya Allah, Suriah, dan Bashar cukup. (LiputanIslam/islamtimes/AF)

DISKUSI:
SHARE THIS:
Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL