Potret seorang perempuan dari Desa Al-Araaqib yang sedang berdiri menghadap buldoser Israel. (Sumber: Memo)

Negev,LiputanIslam.com—Pemerintah Israel telah menghancurkan tempat tinggal orang-orang Badui di Desa Al-Araaqib, Gurun Negev, Israel Selatan.

Portal berita Memo melaporkan pada Kamis (4/4) bahwa buldoser-buldoser Israel diiringi dengan petugas keamanan Israel telah menghancurkan tempat tinggal penduduk desa tersebut dan membiarkan perempuan, anak-anak, serta lansia dalam keadaan terlantar.

Motif penghancuran rumah ini adalah untuk memaksa para penduduk desa pindah ke kota-kota yang ditentukan oleh pemerintah Israel.

Desa Al-Araaqib adalah satu dari 34 desa yang tidak diakui oleh otoritas Israel. Atas dasar itu, mereka pun tidak mendapatkan pelayanan dari pemerintah. Bahkan, hidup mereka seringkali dihantui oleh penggusuran dan penghancuran tempat tinggal.

Desa-desa Badui di Negev terbentuk setelah meletusnya perang Arab-Israel pada 1948, perang yang akhirnya melahirkan negara Israel secara resmi.

Para penduduk di desa-desa itu menolak untuk dipindahkan dan bersikukuh akan tetap tinggal di gurun Negev meski tempat tinggal mereka telah dihancurkan. Mereka berkomitmen untuk membangun ulang tempat tinggal baru. (fd/memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*