Keterangan palsu dari Syria Care Indonesia, klik untuk memperbesar. Sumber foto: Berita Harian Suriah

Keterangan palsu dari Syria Care Indonesia, klik untuk memperbesar. Sumber foto: Berita Harian Suriah

LiputanIslam.com — Syria Care Indonesia (SCI), merupakan salah satu corong media pendukung pemberontak Suriah yang aktif menyebarkan propaganda, penggalangan dana, untuk membantu faksi Free Syrian Army (FSA) yang disebut-sebut ‘moderat’ oleh Barat. SCI, seperti diketahui, memiliki induk gerakan yang berpusat di Malaysia.

Dan sudah lumrah, corong pemberontak Suriah menyebarkan informasi hoax, yang meski sudah berkali-kali diungkap ketidak-akuratan-nya, namun masih tetap saja diulangi. Berikut ini, adalah rangkaian propaganda Syria Care Indonesia yang berhasil dikuak oleh Berita Harian Suriah.

Pertama, pada tanggal 26 Agustus 2014, SCI memposting sebuah foto yang mereka sebut sebagai para korban pembantaian Rezim Suriah yang terjadi pada 25 Agustus 2014.

Setelah diselidiki, ternyata foto tersebut adalah foto lama yang dipotret wartawan Reuters pada tanggal 8 Juni 2014 dan selanjutnya diposting pada tgl 25 Juni 2014 di situs ibtimes.com.

Di foto aslinya tidak tertulis apa penyebab kematian jenazah-jenazah tersebut, pada keterangan disebutkan bahwa beberapa jenazah sedang diidentifikasi oleh seorang pria di Aleppo pada tgl 8 Juni 2014. Jika tidak ada yg mengklaim, maka jenazah-jenazah tersebut akan didokumentasi dan dikuburkan. Lalu, darimana SCI menyimpulkan bahwa foto itu adalah korban pembantaian Rezim Suriah?

Informasi palsu tentang keberadaan Mesin ATM Suriah

Informasi palsu tentang keberadaan Mesin ATM Suriah, foto: Berita Harian Suriah

Kedua, Syria Care Malaysia (SCM), mempublikasi berita yang menyatakan bahwa baru Suriah baru saja meresmikan mesin ATM  yang pertama di negara. Tujuannya, untuk mengejek pemerintahan Presiden Bashar al-Assad, yang seolah-olah: gagap tekhnologi, terbelakang, dan tidak mengikuti zaman. Selain itu, SCM juga menambahkan dengan keterangan palsu lagi,”Mereka benar-benar meresmikannya dengan penuh kebanggaan, dengan menggantungkan gambar Tuhan mereka (Bashar Assad) di atas mesin ATM baru.”

Setelah diselidiki dari sumber berita lainnya, ternyata ditemukan bahwa Suriah telah menggunakan layanan mesin ATM sejak tahun 2001, dan beritanya telah ada dimuat di albawaba.com.

Sedangkan klaim bahwa Bashar al-Assad dituhankan oleh pendukungnya, hal itu juga telah diklarifikasi. Pada kenyataannya, Assad shalat di belakang para ulama-ulama terkemuka Ahlussunah, dan ia pun sosok pemimpin yang mau mendengarkan nasehat-nasehat ulama. Contohnya, ia pernah duduk bersama Asy-Syahid Syeikh Buthi, dan mendengarkan wejangannya dengan seksama. (Baca juga: Syeikh Buthi Menasehati Pemerintah Suriah).

Sampai saat ini, kelompok-kelompok pro pemberontak Suriah masih tetap berupaya melakukan penggalangan dana atas nama rakyat Suriah. Namun, tentunya, akibat banyaknya masyarakat yang melakukan perlawanan dengan mengungkap segala bentuk kebohongan mereka, perlahan, kepercayaan masyarakat pada kelompok ini menipis. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL