netanyahu twitterLiputanIslam.com – Siapapun yang mengikuti perkembangan krisis Suriah dengan seksama, niscaya tidak akan melupakan kunjungan bersejarah yang dilakukan oleh Perdana Menteri Israel Benyamin Netayahu ke Dataran Tinggi Golan pada tahun 2014 lalu. Kala itu, Netanyahu membesuk kelompok teroris Suriah yang terluka, dan dirawat di Rumah Sakit Golan yang didirikan Israel.

Namun baru-baru ini, Netanyahu menggelar rapat kabinet di Dataran Tinggi Golan, dan melalui akun Twitternya, Netanyahu berkata,

“Suriah menggunakan Golan sebagai basis untuk menyerang Israel. Sementara Israel menggunakan Golan untuk mengkampanyekan perdamaian. Kami tidak akan pernah meninggalkan Golan.”

Pertanyaannya, apakah klaim bahwa Israel menggunakan Golan untuk mengkampanyekan perdamaian relevan dengan fakta? Tidak. Berikut ini alasannya:

Pertama, rezim Zionis Israel mengakui pihaknya telah merawat sebanyak 543 teroris yang terluka dalam Perang Suriah. Pengakuan itu dinyatakan oleh juru bicara militer Israel Afihai Adra’ie dalam tulisannya di halaman medsos. “Pada tahun 2015 sebanyak 543 militan yang terluka di Suriah telah dirawat di beberapa rumah sakit Israel,” tulisnya, sebagaimana dilaporkan RT dan dikutip IRNA, Jumat (8/4/2016).

Hamas dan Hizbullah dicap sebagai kelompok terorisme, dan karena muqawama ini mendapatkan dukungan dari Iran, maka Iran pun disebut sebagai “State Sponsor of Terorism” atau negara pendukung terorisme oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

Kita bisa menggunakan metode yang sama untuk Israel. Rezim negara ilegal ini telah mendukung kegiatan terorisme, mulai dari memberikan senjata, dana, hingga pengobatan. Artinya, Israel pun layak disebut sebagai “State Sponsor of Terorism”, dan karenanya, klaim bahwa Israel mengkampanyekan perdamaian adalah klaim palsu.

Kedua, kelompok teroris Al-Nusra  sudah mencapai perbatasan Suriah – Israel di Quneitra Golan, dan berhasil mengambil alih kawasan. Lalu setelahnya, apa yang mereka lakukan? Akankah Al-Nusra akan menyerang Israel? Ternyata tidak.  Media Israel Haaretz, melaporkan, sekalipun kelompok teroris Front Al-Nusra melakukan aktivitas-aktivitasnya di sekitar Golan, namun kelompok ini tidak akan menimbulkan bahaya bagi Israel dan militernya.

Berikut ini adalah tautan-tautan yang menunjukkan keterlibatan Israel dalam mendukung terorisme:

  1. Mereka, Bekerja untuk Israel
  2. Sekali Lagi Tentang Kemesraan Israel Dengan Pemberontak Suriah
  3. Kemunafikan Israel
  4. ISIS Berjihad Dengan Senjata Israel
  5. Nabok Nyilih Tangan ala Israel. (ba)
DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL