Foto: Jolie di Libya, Al-Manar

Foto: Jolie di Libya, Al-Manar

LiputanIslam.com — Angelina Jolie memang cantik dan seksi. Walau telah memiliki anak, tidak mengurangi kadar seksi ataupun cantiknya, Brad Pitt pun takluk. Terkenal bukan saja karena dia adalah artis Hollywood papan atas, namun juga karena kebaikan hatinya. Saat ini, Jolie cocok disebut sebagai ikon kemanusiaan, lantaran sikapnya yang terlihat begitu peduli pada sesama.

Merdeka.com, beberapa hariyang lalu melansir berita yang berjudul: “Angelina Jolie, Selebritas Cantik Pelaknat Iran dan Israel” yang tentu saja, menjadi topik hangat di berbagai thread jejaring sosial. Merdeka.com menggambarkan sosok Jolie sebagai aktris Hollywood yang tersohor dengan aksi-aksi amal di pelbagai belahan negara – yang ternyata menyimpan sinis tersendiri pada Iran. Diwawancara di majalah Examiner, dia menyerukan warga Timur Tengah untuk bersama-sama mengawasi gerak-gerik Negeri Mullah itu.

Seperti dilaporkan situs Al-Manar.com (23/2/2012), duta kesejahteraan masyarakat dunia dari Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2001 ini blak-blakan menyampaikan rasa khawatirnya soal invasi Iran di seluruh jazirah Arab. Dia percaya Iran campur tangan dalam mempertahankan posisi Bashar al-Assad sebagai presiden Suriah.

Saya [redaktur] menelusuri laporan Merdeka.com yang bersumber dari Al-Manar, media resmi gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon, reportase lengkapnya bisa dibaca di sini.

Ada bagian dalam laporan Al-Manar yang tidak dimuat secara utuh oleh Merdeka.com, dan tentu saja pemotongan ini akhirnya menimbulkan persepsi lain di kalangan pembaca. Saya kutipkan bagian yang tidak dipublikasikan:

Namun, beberapa situs internet menyebarkan pernyataan tidak masuk akal-nya, termasuk [sikapnya] yang bermusuhan dengan rezim Zionis ketika ia berkata : “… Arab dan Muslim bukan teroris, dunia harus bersatu melawan Israel.”

Jon Voight, ayah Jolie pendukung Zionis Israel

Jon Voight, ayah Jolie pendukung Zionis Israel

Selain itu, ayahnya, aktor Jon Voight [blasteran] Jerman dan Cekoslowakia, dikenal sebagai pendukung kuat dari entitas Zionis . Pada tahun 2010 , ia menulis sebuah surat yang diterbitkan di Washington Post dimana ia mengkritik Presiden AS Barack Obama, dan menuduhnya memberlakukan kebijakan yang menjadikan Israel sebagai musuh dunia.

Pada tahun 2006 , Jolie melakukan perjalanan ke wilayah-wilayah pendudukan untuk merayakan 60 tahun penjajahan terhadap Palestina, menyebut rakyat Palestina sebagai “the evil which Israel wants to heal of.” Namun, pada 2011, ia datang secara pribadi untuk mengunjungi pihak yang terluka akibat roket yang ditembakkan oleh gerakan perlawanan Palestina terhadap pemukiman esSabea Beer ( Beer Sheva ).

Jika Angelina benar-benar bermusuhan dengan entitas Zionis, sementara ayahnya menjadi pendukung [Zionis] tanpa syarat, perbedaan [sikap] ayah dan anak tersebut telah dipublikasikan oleh media, namun sama sekali belum adanya laporan perselisihan [diantara keduanya.]

Selain itu, tidak ada laporan bahwa pihak di Hollywood telah dikritik karena adanya komentar seperti itu [dari Jolie] terutama untuk para lobi- lobi Zionis yang tidak akan berdiam diri dengan wacana apapun [yang menentangnya], dan mungkin akan melakukan segala tindakan untuk menghukum pelaku. Aktor Mel Gibson, dan yang jauh lebih tua [yaitu] Marlon Brando adalah contoh yang paling mencolok dalam hal ini.

Angelina Jolie, sementara itu, menyerupai kebijakan AS yang tidak bermain tanpa sajak Israel. Dia tidak pernah berhenti untuk memberikan layanan bagi diplomasi Amerika, yang menganggap Israel sebagai bunga tertingginya!

Pada gilirannya, Jolie telah melancarkan kampanye kebencian dan demonisasi terhadap Iran!

Tanggapan:

Seharusnya, isu yang sangat sensitif seperti ini dipublikasikan dengan utuh – tanpa memotong bagian-bagian yang penting, seperti: ayah Jolie adalah pendukung Zionis Israel.

Di bagian lain, yaitu tidak adanya perselisihan yang terjadi antara ayah dan anak – meski keduanya memiliki perbedaan pandangan yang sangat bertolak belakang satu sama lain juga harus dipertanyakan, kok bisa – antara pendukung Zionis dan pelaknat Zionis tetap terjalin hubungan baik tanpa adanya gejolak – atau minimalnya perdebatan diantara mereka?

Hal aneh lainnya yang juga luput dari Merdeka.com, tentang tidak adanya teguran, atau sanksi – atau kericuhan yang timbul di Hollywood lantaran statement Jolie tersebut. Selama ini, hampir siapapun yang menunjukkan terang-terangan ataupun secara tersamar kebenciannya kepada Israel, maka akan dianggap Anti-Semit dan dianggap layak untuk dikenai hukuman.

Contoh kasus: Seperti yang dilansir Metrotvnews.com, West Bromwich Albion kehilangan sponsor utama mereka akibat ulah Nicolas Anelka yang melakukan selebrasi gol dengan gestur yang dipandang Anti-Semit.

Pengusaha properti Zoopla, sponsor utama West Bromwich Albion yang namanya tampil di jersey klub Liga Primer Inggris memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak mereka pada akhir musim ini. “Keputusan itu diambil setelah melakukan evaluasi selama sepekan terkait aksi Nicolas Anelka,” tulis Zoopla dalam keterangan resmi mereka.

[Bahkan hanya karena sebuah gaya selebrasi gol yang dipandang Anti-Semit saja, klub sepak bola harus dihukum dengan penarikan sponsor utama. Lalu bagaimana mungkin seorang Angelina Jolie tetap eksis di Hollywood sampai hari ini walau terang-terangan mengutuk Israel?](ba/LiputanIslam.com)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Comments are closed.

Positive SSL