ISIS arab SaudiLiputanIslam.com — Sudah terlalu sering kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syria (IS/ISIS/ISIL) mempertontonkan kebiadabannya. Sudah terlalu banyak darah yang tertumpah. ISIS membunuh bukan hanya ketika berada di medan perang, namun mereka juga membunuhi – entah itu pria maupun wanita, entah itu Muslim ataupun non-Muslim – tanpa pandang bulu. Bahkan, ISIS tak segan-segan membunuhi jamaah masjid.

Jum’at, 16 Oktober 2015, seorang anggota ISIS menembak lima jamaah shalat Jum’at di sebuah masjid Muslim Syiah, di al-Qatif, yang terletak di kawasan timur Arab Saudi. Sembilan orang lainnya menderita luka-luka, sebelum akhirnya teroris itu berhasil ditembak mati oleh petugas keamanan, sebagaimana dilansir Daily Mail, 16 Oktober 2015.

Teroris ISIS tersebut, menurut Kementrian Dalam Negeri Arab Saudi, diidentifikasi bernama Shujaa ad-Dusar, menembak dengan menggunakan senapan Kalashnikov.

ISIS mengeluarkan pernyataan di media sosial, mengklaim bahwa mereka bertanggung jawab terhadap serangan mematikan tersebut. ISIS yang membentuk cabang di Provinsi Bahrain, merupakan cabang ketiga yang muncul di Semenanjung Arab pada tahun ini.

Sebelumnya, ISIS melakukan bom bunuh diri di sebuah masjid pada Jum’at, 6 Agustus 2015, di dalam kompleks kepolisian di kawasan barat Arab Saudi dan menewaskan 15 orang. Pada bulan Mei, terjadi pengeboman pada dua masjid yang menewaskan 25 jamaah.

Saat ini, penjaga keamanan dan relawan telah berjaga-jaga di tempat ibadah Muslim Syiah. Sementara aktivis setempat, menurut The Guardian, menuduh pasukan keamanan tidak punya cukup upaya untuk mencegah terjadinya serangan. Pemerintah Arab Saudi membantah tudingan tersebut, dan menyatakan bahwa pada bulan Juli, pihaknya telah menangkap sejumlah 431 tersangka ISIS dan telah menggagalkan plot mereka untuk menyerang tempat-tempat ibadah ataupun pasukan keamanan.

Jika ISIS benar-benar menegakkan hukum Islam, maka, hukum manakah yang memperbolehkan melakukan serangan, menembaki, mengebom atau melukai orang-orang yang tengah beribadah? (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL