ISIS -PBB

ISIS ganti logo paket bantuan pbb

LiputanIslam.com — Kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan telah melakukan penjarahan dan manipulasi atas paket bantuan yang didistribusikan ke Suriah. Hal ini disampaikan oleh Program Pangan Dunia (WFP), pada Senin, 2 Februari 2015. Pihaknya mengaku prihatin.

“WFP mengutuk manipulasi bantuan pangan yang sangat dibutuhkan di dalam wilayah Suriah ini,” kata Muhannad Hadi, seperti dikutip dari Islam Times.

Koordinator badan darurat untuk krisis Suriah ini, juga menyerukan semua pihak yang terlibat dalam konflik menghormati prinsip-prinsip kemanusiaan dan memungkinkan para pekerja kemanusiaan untuk memberikan makanan kepada keluarga yang paling rentan dan lapar.

Foto-foto yang beredar di media sosial baru-baru ini menunjukkan warga Suriah membawa makanan yang didistribusikan oleh WFP yang sudah diganti dengan logo Takfiri ISIS. Organisasi bantuan PBB mengatakan foto-foto tersebut tampaknya diambil di Dayr Hafr di bagian pedesaan timur Suriah, Provinsi Aleppo.

Badan ini juga mengatakan, pencaturan logo itu bukan pertama kalinya yang dilakukan Takfiri. “WFP banyak belajar, pada bulan September 2014, ISIS menggerebek gudang bantuan Bulan Sabit Merah Suriah (SARC) di Dayr Hafr tempat disimpan makanan ransum yang belum dibagikan. Ia juga mengakui sangat sulit untuk memantau pendistribusian bantuan di daerah-daerah yang dikuasai ISIS.

ISIS PencitraanISIS, Butuh Pencitraan?

Dunia internasional mengecam ISIS atas kebiadaban yang mereka lakukan di wilayah Irak dan Suriah. Baru-baru ini, ISIS membakar hidup-hidup seorang pilot Yordania, Moaz al-Kasasbeh, dan menuai reaksi yang sangat keras dari berbagai pihak. (Baca: Api ISIS dan Kesadaran yang Amat Lambat)

Namun sejak lama, berbagai media yang mendukung ISIS konsisten dalam memberikan informasi bahwa keberadaan ISIS diterima dengan baik oleh penduduk setempat. Shoutussalam, Al-Mustaqbal, Voa-Islam dan media serupa, kerap mempublikasikan kegiatan ISIS, seperti saat tolong-menolong dengan penduduk setempat, bermain-main ataupun tengah mengajar. Hal ini, bertujuan untuk menarik simpati dari kaum Muslimin. Lebih lanjut, propaganda ini juga dibutuhkan untuk menggaet para jihadis baru agar bergabung dengan Suriah.

Media pro-ISIS, perlu mengekspos hal-hal yang positif dari ISIS, untuk menandingi kejahatannya yang telah banyak terungkap. Apakah kelompok teroris ini butuh pencitraan? Dimanipulasinya paket bantuan PBB dengan logo ISIS, adalah sebuah jawaban. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL