Seluruh dunia tahu, Suriah telah larut dalam peperangan selama empat tahun lebih, yang menewaskan ratusan ribu korban jiwa dan merusakkan infrastuktur. Selama itu pula, media Arab, media Barat, dan media mainstream Indonesia dengan masif menebar propaganda bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad adalah sosok diktator, kejam, dan pembantai rakyatnya sendiri. Ada juga yang menyebut bahwa al-Assad mengaku Tuhan dan minta disembah. Benarkah demikan? Tentu saja tidak, dalam pemilihan presiden tahun lalu, Assad justru kembali terpilih.

Al-Assad juga selalu menekankan bahwa pemerintah Suriah telah melakukan hal terbaik untuk rakyatnya di tengah kondisi sulit. Gaji-gaji pegawai pemerintah tetap dibayar, bantuan kemanusiaan disalurkan, korban yang luka pun dirawat. Assad juga mengatakan, bahwa rakyat Suriah mencintai negaranya.

Memang tidak bisa dipungkiri, ada sejumlah kecil penduduk Suriah yang memilih meninggalkan negaranya dan mengungsi. Tetapi, ada lebih banyak penduduk Suriah yang bertahan dan memilih membela negaranya.

Ranim Basha seorang penyiar yang bergabung dengan Tentara Suriah

Ranim Basha seorang penyiar yang bergabung dengan Tentara Suriah. Foto: Fanpage SAA

Rakyat Suriah, dari berbagai usia, latar belakang pendidikan dan profesi telah bergabung dengan Tentara Pertahanan Nasional (NDF) dan bahu-membahu dengan Tentara Suriah (SAA) untuk menumpas teroris.

Di lain sisi, ada juga penduduk Suriah yang ‘bertarung’ di perhelatan olahraga internasional dan mengharumkan nama Suriah.

3 September 2015

Tim sepakbola nasional Suriah berhasil mengalahkan Singapura dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019, dan kemenangan ini mencatatakan 3 poin untuk Suriah. Sebelumnya, Suriah juga menang melawan Afghanistan dengan skor 6-1.

Dengan kemenangan ini, Suriah mengumpulkan 6 poin dan menjadi pemimpin di grup 5. Disusul oleh Singapura dengan 4 poin, Jepang dengan 4 poin, Afghanistan dengan 3 poin, dan Kamboja yang belum mendapat poin sama sekali. http://sana.sy/en/?p=53613

Tim Nasional Suriah. Foto: SANA

Tim Nasional Suriah. Foto: SANA

9 September 2015

Tim sepakbola Suriah menekuk Kamboja dengan skor 6-0 dalam pertandingan yang digelar di Phnom Pen, ibukota Kamboja. Tak hanya sukses mempermalukan Kamboja di kandang sendiri, Suriah juga semakin mengukuhkan posisinya di sebagai pemimpin grup 5 dengan perolehan 9 poin. http://sana.sy/en/?p=54047

Keberhasilan pesepakbola di kancah internasional merupakan bukti nyata, bahwa rakyat Suriah berjuang untuk negaranya. Mereka tetap mencintai negaranya kendati kondisinya tidak stabil. Kemenangan beruntun ini juga menjadi bukti bahwa tim sepakbola Suriah telah berlatih dengan efektif di tengah gejolak perang. Mereka adalah ‘duta’ Suriah di pentas nasional, yang tidak terindimidasi oleh arogansi AS dan sekutunya.

Baik di medan perang maupun di pentas internasional, Suriah berjaya dan menang, Insya Allah. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL