presiden-sby1Jakarta, LiputanIslam.com – Sindiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap beberapa menterinya yang dinilai mengabaikan tugas akibat sibuk berkampanye mendapat kritikan dari anggota Dewan Pakar dan Penasihat Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Syarwan Hamid.

Syarwan menilai SBY tidak tegas, sebab jika kinerja seorang menteri dinilai tidak maksimal maka seharusnya sebagai presiden, SBY bisa langsung menggantinya dan bukan hanya menyindir seperti yang dia lakukan Selasa kemarin dalam pidato pada acara rapat koordinasi pemantapan pemilihan presiden dan wakil presiden.

“Sebenarnya enggak usah disindir-sindir gitu. Kalau salah ya dipanggil saja langsung dan ngomong. Menteri-menteri itu kan bawahan. Memang dipilih dia sebagai Presiden. Kalau salah ya suruh mundur saja. Tegas aturan dan jangan abu-abu,” ujar Syarwan di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu (4/5/2014).

Mengenai status Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang juga menjabat Ketua Harian Tim Prabowo-Hatta, Syarwan menilai tidak ada yang salah dengan pilihan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Apalagi Zulkifli Hasan sejauh ini masih bisa fokus membagi tugasnya baik selaku menteri ataupun timses Prabowo-Hatta. “Saya jarang lihat Zulkifli di sini. Kalaupun ke sini kan dia paling malam setelah dari kantor kementerian. Masih bisa bagi waktu dia lah,” kata pria yang juga mantan Menteri Dalam Negeri itu. (mm/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL