foto: Detik

foto: Detik

Jakarta, LiputanIslam.com — Dukung pasangan capres cawapres Jokowi – JK, Dahlan Iskhan bersama pendukungnya terbitkan tabloid Obor Rahmatan Lil ‘Alamin. Seperti apa?

“Saya pesan pada teman-teman yang menerbitkan Obor Rahmatan Lil’Alamin supaya akidah-akidah jurnalistik dipegang, jangan pakai sumber fiktif, jangan memperkosa informasi, jangan meng-counter buletin tapi isinya sama saja. Saya tidak rela,” tambahnya.

Tabloid Obor Rahmatan Lil’Alamin untuk menyaingi tabloid Obor Rakyat yang berisikan berita-berita negatif Jokowi.

Dahlan mengaku ia tak sempat menjadi juru kampanye bagi pasangan nomor dua tersebut lantaran posisinya sebagai Menteri BUMN di kabinet. Karena  itu, Dahlan menempuh cara lain untuk menunjukkan dukungannya.

“Karena saya tetap sebagai menteri ada prosedurnya, dan dari tim Jokowi-JK pun harus mendaftarkan jurkam-nya lebih dulu meskipun ada batasan tetapi tim saya ‘Relawan Demi Indonesia’ terus bergerak,” ujar Dahlan dalam jumpa pers bertajuk “Dahlan Bicara Terkait Kampanye Hitam” di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jumat 27 Juni 2014 seperti dilansir Metrotvnews.

Distribusi tabloid itu sendiri difokuskan di daerah Jawa Timur khususnya jalur pesantren yang sempat menjadi distribusi tabloid Obor Rakyat. Alasannya, agar yang penah membaca tabloid itu bisa mendapatkan pandangan yang berbeda.

“Kewajiban kita adalah menjelaskan kebenaran. Kita mau memberi pandangan, terserah baca ini atau yang mana tapi sejauh pendistibusian Obor Rahmatan Lil’ Alamin, permintaan jauh lebih besar,” tandasnya.

Tabloid ini dijual dengan harga seribu rupiah. Warnanya bernuansa hijau. Headlinenya mengangkat judul ‘Fatwa 9 Kiai Jokowi-JK Lebih Maslahat’.

Struktur redaksional juga ada di halaman dua tabloid Obor Rahmatan Lil’alamin itu. Penerbitnya Padepokan Demi Indonesia, penanggungjawab Amal Alghozali dan pemimpin redaksinya Imawan Mashuri. Alamat dan nomor telepon kantor juga dicantumkan.

Dalam tabloid 32 lembar itu sendiri Dahlan Iskan bahkan menuangkan pikirannya terkait Jokowi dengan judul artikel ‘Biarlah Pak Jokowi tetap manjadi Pak Jokowi’. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL