ruhut-sitompul-dukung-jokowi-jkJakarta, LiputanIslam.com — Mendadak dukung pasangan Jokowi-JK, Ruhut Sitompul pun menjadi bahan pergunjingan hangat. Dulu berbagai kritikan tajamnya, tidak hanya menyorot kinerja, namun juga meremehkan fisik Jokowi. Namun kini, ia malah merapat. Gayung bersambut, Ruhut diterima dengan baik. Seberapa besar efek Ruhut untuk mendongkrak perolehan suara pasangan nomor dua ini?

Politisi Partai Demokrat, Daday Hudaya mengungkapkan bahwa bergabungnya Ruhut ke kubu Jokowi tidak akan memberi pengaruh yang signifikan terhadap perolehan suara.

’’Monggo silakan saja bagi kader yang memilih salah satu capres -cawapres, tapi kalau dilihat dari konstelasinya, kita ada 115 anggota DPR RI Fraksi Demokrat yang merupakan representasi dari Dapilnya masing-masing, dan kalau di fraksi sudah mayoritas mendukung salah satu pasangan jadi ya, mikir aja lah,” kata Daday kepada Radar Bekasi, Kamis 26 Juni 2014.

Daday optimistis dukungan anggota Fraksi Demokrat DPR RI bisa memberikan suara yang besar ke pasangan Prabowo-Hatta. Ia mencontohkan, ratusan ribu konstituennya di Dapilnya yakni Kota Bandung dan Cimahi secara otomatis akan ikut mendukung pasangan nomor urut satu.

’’Anggota Fraksi Demokrat di DPR RI dari berbagai Dapil, dan saya misalnya ada ratusan ribu konstituen saya yang sudah dibina selama 10 tahun itu akan otomatis ikut mendukung Prabowo-Hatta,” katanya.

Senada dengan Daday, Ketua Harian Partai Demokrat  Syarief Hasan pun  merasa yakin keputusan Ruhut Sitompul mendukung pasangan Jokowi-JK tidak akan memberikan pengaruh besar terhadap elektabilitas pasangan nomor urut 2 tersebut.

“Tidak ada efeknya. Tidak usah dibicarakan soal Ruhut, bukan subtansi, yang penting sekarang kita cari pemimpin,” ujar Syarief kepada RRI.co, 25 Juni 2014.

Job Ruhut Sitompul di Kandang Banteng.

Wakil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengakui bahwa Ruhut Sitompul seringkali mengkritik Joko Widodo. Meski demikian, kedatangannya disambut baik. Mengapa?

Menurut Hasto, keputusan Ruhut tersebut harus didukung sebab begitu banyak serangan hitam yang ditujukan ke Jokowi akibat kekhawatiran berlebihan terhadap tingginya elektabilitas pasangan Jokowi-JK. Hasto menambahkan, ia dan Ruhut akan menjadi lawan untuk meng-counter pernyataan-pernyataan Fadli Zon dan timses Prabowo-Hatta lainnya yang dianggap sudah gelap mata.

“Saya dengan Pak Ruhut akan khusus mengambil spesialisasi untuk head to head dengan mereka yang sudah gelap mata, termasuk Pak Mahfud MD yang sampai mengatakan BK melanggar HAM, hanya karena dijanjikan jabatan menteri di atas menteri,” ujarnya.

Akankah perolehan suara Jokowi-JK naik berkat Ruhut? Atau malah sebaliknya? Rakyat akan menentukan pada tanggal 9 Juli nanti. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL