foto: tribunnews

foto: tribunnews

Jakarta, LiputanIslam.com — Bakal calon Presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rhoma Irama mengungkapkan militansi pendukungnya termasuk kaum ulama, yang mempromosikan dirinya tanpa dibayar sepeserpun.

Rhoma mengatakan dirinya melihat sendiri kaum ulama termasuk ulama Nahdlatul Ulama (NU) bekerjasama lewat militansinya untuk mendukung pencapresannya. Menurutnya ada ulama yang sempat ditawari mobil oleh tim capres tertentu, namun ditolak.

“NU sosialisasikan Rhoma dan PKB tanpa imbalan apapun. Bahkan mau diberi mobil oleh tim salah satu capres, mereka tolak. Ini militansi,” ujar Rhoma saat ditemui di kediamannya, Jumat (35/4/2014) kemarin.

Pria berjuluk raja dangdut itu menilai bangsa Indonesia rindu figur seperti dirinya. Hal itu menurutnya juga terbukti pada pemilu legislatif kemarin, dimana timbul istilah Rhoma Effect yang dinilai memberikan banyak kontribusi pada perolehan suara PKB.

“Saya tidak pernah meminta (bantuan ulama). Bahkan mereka keluarkan biaya sendiri untuk operasional sosialisasi. Saya lihat sendiri bagaimana fans Rhoma dan Soneta, mendukung dengan mendirikan posko-posko pemenangan di 57 titik tanpa saya minta dan tanya membayar apapun,” ucapnya.

Ini yang buat Rhoma Effect. Kerja mereka disaksikan bangsa ini, setahun lebih,” tandasnya.

Legowo Jika Batal Dicapreskan

Rhoma Irama juga menyatakan tidak akan marah jika ternyata batal dicalonkan oleh PKB sebagai capres. Bintang film ‘Satria Bergitar’ tersebut mengatakan tujuan hidupnya adalah berjuang untuk kebaikan bangsa. Perjuangan itu menurutnya bisa didalam sistem ataupun diluar sistem, baik sebagai birokrat ataupun seniman.

“Selama ini yang saya utarakan, saya nothing to lose. Saya tidak mencapreskan, tapi dicapreskan. Saya tidak keluar dana kampanye yang begitu besar,” ujar Rhoma.

Rhoma menambahkan, kalaupun nantinya dirinya batal dimajukan capres oleh PKB, paling tidak dia sudah membantu perolehan suara PKB yang meningkat cukup signifikan pada pemilu legislatif 2014.

“Saya tidak marah, tidak sakit hati, tidak dendam. Karena tidak ada perbuatan sia-sia. Paling tidak saya telah berikan kontribusi bagi caleg untuk duduk di DPR dan DPRD,” pungkasnya. (ba/tribunnews.com)

 

 

 

(ba/tribunnews.com)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*