175807_124538_prabowohattarajasaJakarta, LiputanIslam.com–Debat capres Senin malam (9/6) yang lalu, masih menyisakan debat di antara para pendukung kedua kubu di jejaring media sosial. Beragam isu yang dibahas, antara lain pernyataan calon wakil presiden Hatta Rajasa terkait kesetaraan hukum. Pernyataan Hatta itu dianggap tidak sejalan dengan kasus kecelakaan yang dialami putra Hatta, Muhammad Rasyid Amrullah.

Menanggapi kritikan ini, Hatta menjawab, “Anak saya sudah masuk pengadilan, sudah dihukum, saya sendiri yang mengantarkan apa kurang itu?”

“(Anak saya) Sudah dihukum, sekolahnya tertunda satu tahun. Sudah tidak ada diskriminatif saya, prosesnya sudah berjalan dengan benar, sudah tidak ada intervensi apapun, sudah jalan,” kata Hatta kepada wartawan di Rumah Polonia, Jakarta, Selasa (10/6).

Putra Hatta, Rasyid Amrullah Rajasa (22), sebelumnya adalah terdakwa kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi Km 3+335. Rasyid divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Namun, hakim memutuskan Rasyid tak ditahan.

Dalam amar putusan, Ketua Majelis Hakim Suharjono mengatakan, terdakwa terbukti melanggar Pasal 310 Ayat (4) Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan subsider Pasal 310 Ayat (3). Oleh sebab itu, Rasyid divonis lima bulan hukuman penjara serta denda sebesar Rp 12 juta. Apabila tidak dibayar, maka Rasyid dikenakan masa percobaan enam bulan.

“Hukuman pidana akan dijalankan apabila, dalam tenggang waktu enam bulan belum berakhir putusan hakim, terpidana terbukti bersalah melakukan tindak pidana,” ujar Suharjono, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (25/3/2013).

Pada tanggal 1 Januari 2013 pagi, mobil BMW B 272 HR yang dikemudikan Rasyid menghantam Daihatsu Luxio F 1622 CY hingga dua penumpangnya, Harun (60) dan Raihan (1,5), meninggal dunia, serta tiga orang lain luka-luka. (dw/kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL