golkar gerindraJakarta, LiputanIslam.com – Politisi senior Golkar Fahmi Idris menilai Prabowo belum memahami peta politik Golkar. Hal ini terkait adanya sejumlah politisi Golkar yang mendukung pemenangan Jokowi-JK meski ketum partai beringin itu menginstruksikan untuk mendukung Prabowo-Hatta.

“Prabowo tak tahu peta politik di Golkar maka itu ketika dia ikut konvensi Golkar tahun 2004 dia kalah. Saat itu yang menang Wiranto,” ujar Fahmi di Jenggala Centre, Jl Jenggala II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/5/2014) malam.

Menurut Fahmi meski di tingkat DPP terlihat satu suara namun belum tentu di lingkup DPD tingkat II senada, sebab kekuatan Golkar justru berada di daerah luar Pulau Jawa.

“Waktu tahun 2004 itu saya juga ikut Pak JK walaupun beda sama partai. Hasilnya 27 dari 33 DPD ikut saya semua. Akbar Tandjung (Ketum Golkar saat itu) waktu itu sampai marah-marah,” imbuh Fahmi.

Fahmi Idris ini optimis peristiwa tersebut akan terulang kembali. Ditambah lagi keputusan rotasi Fraksi Golkar di DPR dianggap sebagai blunder.

“Menurut saya keputusan itu justru menjatuhkan wibawa DPP Golkar. Itu kan jadi terkesan tidak baik,” pungkas dia. (mm/detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL