175807_124538_prabowohattarajasaJakarta, LiputanIslam.com – Calon presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin atas kondisi bangsa Indonesia yang, menurutnya, berlebihan dalam mengagumi bangsa lain serta mudah sekali percaya kepada media asing. Dia menilai hal ini justru merendahkan martabat bangsa Indonesia.

Sebagaimana diberitakan Kompas, dalam Dialog Kebudayaan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (28/6/2014), calon presiden nomor urut 1 itu menuturkan, “Rasa rendah diri masyarakat, dibawah sadar, perlakuan oleh bangsa kita (pada bangsa lain), justru merendahkan martabat. Saya merasakan kita terlalu kagum dengan bangsa lain.”

Dia menilai Indonesia banyak terpengaruh oleh globalisasi yang terjadi pasca perang dunia, sehingga di negara ini terbentuk iklim intelektual yang menjunjung nilai budaya barat sebagaimana terlihat antara lain dari kepercayaan masyarakat terhadap media asing.

“Kalau ada koran asing. Sydney Morning Herald, atau Reuters mengatakan si A sedang meningkat, seluruh elit kita, ‘oh iya’. Kalau London sudah bilang A, kita percaya,” ungkap Prabowo.

Menurut Prabowo, masyarakat Indonesia memiliki sikap reaktif yang mudah percaya kepada informasi yang datang dari luar, sedangkan kepada para ahli Indonesia sendiri malah tidak percaya. “Padahal,” lanjutnya, “dia (media asing) juga ngutip orang kita juga.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL