Foto: Tribunnews

Foto: Tribunnews

Jakarta, LiputanIslam.com – Pondok Komunikasi Rakyat (POKRA) yang difungsikan sebagai Kantor Relawan Jokowi sejak sebulan lalu dibakar orang tak dikenal pada Senin dini hari (26/5/2014). Sehari-harinya, tempat ini menjadi posko pemenangan untuk pasangan Jokowi -Jusuf Kalla. Akibatnya, semua data milik relawan hangus tak bersisa.

“Padahal sejak didirikan, 15 hingga 20 relawan mendaftar.  Kami menduga, pelaku pembakaran dilakukan oleh orang yang tidak suka pelaksanaan Pilpres berjalan baik,” ujar Reinhard Parapat, Ketua Umum Kebangkitan Indonesia Baru  saat dikonfirmasi Tribunnews.com.

Reinhard menjelaskan, pembakaran diketahui sekitar pukul 01.15 WIB Senin dini hari.  “Alat tulis, sebagian posko, serta data-data relawan berisi daftar nama 400 orang hangus terbakar. Sekarang police line sudah dilepas, dan kasus ini sudah kami laporkan dan langsung ditangani oleh pihak Polres Jakarta Selatan,” papar Reinhard.

Kejadian ini mengundang reaksi yang beragam di kalangan pengguna media sosial. Ada yang prihatin, namun tak sedikit yang mencibir.

“Bakar-bakar semuanya. Dengan begitu kelihatan bahwa kalian adalah gerombolan perusuh, penghancur dan perusak persatuan bangsa,” tulis akun @seraphimman

“Kalian sama sekali tak peduli pada negeri,” kicaunya lagi

Namun, tak sedikit yang mencibir. Mereka yakin yang melakukan aksi ini adalah pendukung Jokowi sendiri untuk pencitraan, agar terlihat terdhalimi.

“Ah paling pelakunya adalah relawan Jokowi, “ kicau akun @ikaramu. “Satu-satunya cara mendongkrak popularitas Jokowi adalah dengan melakukan black campaign terhadap Jokowi oleh mereka sendiri,” tambahnya.

Apakah pembakaran ini murni karena adanya perusuh, atau malah kamuflase semata untuk meraih simpati masyarakat? (fa/LiputanIslam.com)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL