Foto: Kompas

Foto: Kompas

Jakarta, LiputanIslam.com — Meski dalam kampanye Jokowi-JK sering menyebut akan bentuk koalisi ramping, namun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berharap ada partai politik lain menyusul bergabung ke dalam koalisi pendukung presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Tambahan partai itu untuk memperkuat posisi koalisi di parlemen.

“Harus ditambah (parpol pendukung), supaya di parlemen dapat 50 persen plus satu,” kata Ketua DPP PKB, Abdul Kadir Karding, di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Selasa, 12 Agustus 2014 seperti dilansir Kompas.

Kendati demikian, Karding enggan menyebutkan partai politik mana yang dia inginkan diajak bergabung bersama Jokowi-JK. Keputusan soal hal ini dia serahkan kepada Jokowi-JK dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

“Namun, komunikasi politik terus dibangun. Sebagai partai pengusung, kami hanya memberikan saran. Yang penting, pada prinsipnya visi-misinya sejalan,” ujar Karding.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB di DPR, Marwan Ja’far, mengatakan keputusan soal perlu ada atau tidaknya tambahan partai dalam koalisi akan tergantung kepada keputusan Jokowi-JK.

Namun, Marwan mengatakan wacana ini sebaiknya juga dikomunikasikan dengan para ketua umum partai dalam koalisi pengusung Jokowi-JK.

“Tapi yang paling menentukan tetap Pak Jokowi dan Pak JK sebagai orang yang diberi mandat untuk menjalankan pemerintahan mendatang,” ucap Marwan.

Hal senada pernah diungkapkan oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar bulan lalu. Ia berharap agar Partai Demokrat berkoalisi dengan gerbong pengusung Jokowi-JK.

Menurut Muhaimin, bergabungnya partai lain di luar koalisi pengusung Jokowi-JK sangat penting untuk membangun pemerintahan yang efektif. Dengan sokongan koalisi di parlemen dan pemerintahan, Muhaimin meyakini, pemerintahan di bawah Jokowi-JK jika ditetapkan sebagai pemenang bisa berjalan dengan cepat.

Ia juga mengaku mengharapkan Partai Demokrat bergabung. “Semua (parpol) penting, tapi Demokrat lebih penting karena ada kebersamaan saya dengan Demokrat selama ini kan kuat,” kata Muhaimin. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL