Foto: JPNN

Foto: JPNN

Jakarta, LiputanIslam.com — Tiga kader Golkar yang dipecat yaitu Nusron Wahid, Agus Gumiwang dan Poempida Hidayatullah, ancam akan menuntut ganti rugi 1 triliun kepada Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical).

“Gugatannya Rp 1 triliun. Itu akan kami masukkan,” kata Agus di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu, 20 Agustus 2014.

Agus menjelaskan, setidaknya ada 3 klausul gugatan yang akan dimasukkan dalam gugatan ke pengadilan negeri. Gugatan itu atas tuduhan pembohongan publik, pemcemaran nama baik, dan perbuatan melawan hukum.

“Aburizal Bakrie dan Idrus Marham telah melakukan pembohongan publik dengan menyebutkan sudah memberikan surat teguran tapi tidak pernah digubris. Padahal, nyatanya tidak pernah ada surat teguran itu,” ungkap Agus.

Ketiganya dipecat karena mendukung pasangan Jokowi- JK pada Pilpres 2014.  Padahal partai Golkar telah memberikan dukungannya untuk pasangan Prabowo-Hatta.

Pemecatan ini, berujung pada pembatalan dan pergantian mereka sebagai anggota DPR. Berdasarkan Pasal 16 UU No 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, anggota parpol dapat digantikan apabila meninggal, mengundurkan diri secara tertulis menjadi anggota parpol ain, atau melanggar AD/ART partai. Menurut Nusron, tidak ada satu pun persyaratan yang dilanggar dirinya dan Agus.

“Kami masih sehat walafiat, kami juga tidak pernah menyampaikan pengunduran diri, kami tidak pindah ke partai lain. Melanggar AD/ART, coba sebutkan aturan nama yang kami langgar,” tegas Nusron.

Nusron juga mempertanyakan sikap ARB yang memecat ia bersama kedua rekannya, padahal, bukan hanya mereka yang mendukung Jokowi-JK di Pilpres lalu.

“Kenapa tidak berani memecat Pak Ginanjar Kartasasmita dan Pak JK, apa istimewanya kami ini,” kata Nusron, seperti dilansir Jpnn, 20 Agustus 2014.

Jika Menang, 1 Triliun untuk Korban Lumpur Lapindo

Agus menyebutkan, jika mereka menang maka uang 1 triliun itu tidak akan ia gunakan untuk kepentingan pribadi. Uang tersebut akan diberikan sebagai bantuan kepada para korban lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Kalau menang dijamin tidak akan ada 1 sen pun kami bawa pulang. Akan kami gunakan bantu teman-teman Lapindo, kalau masih ada sisa akan digunakan untuk merealisasikan janji Pak Ical  di Munas Riau bangun Kantor DPP,” jelasnya.

Tragedi tenggelamnya sejumlah desa oleh lumpur panas itu, salah satunya dipicu oleh penambangan yang dilakukan perusahaan Ical. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL