nurulBengkulu, LiputanIslam.com–Juru kampanye nasional Prabowo-Hatta, Nurul Arifin, menyatakan, seringkali survei tidak menunjukkan hasil yang riil.  Nurul tidak menampik, saat ini beragam hasil survei elektabilitas menunjukkan keunggulan pasangan Jokowi-JK di mata publik. Namun ia menganggap hal tersebut tidak mengkhawatirkan.

“Dari berbagai hasil survei masih ada margin error sekitar 3% sampai 4%. Dan seringkali juga survei tidak menunjukkan hasil yang riil. Jadi apapun hasil survei, kami anggap belum tentu menentukan kemenangan,” tutur Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar itu.

Nurul mencontohkan saat Pilgub Jakarta pada 2012 lalu. Saat itu, sejumlah hasil survei menunjukkan kemenangan untuk cagub dan cawagub, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Namun fakta menunjukkan sebaliknya, pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama justru menjadi pemenangnya.

“Saya kira situasi serupa juga akan terjadi dalam Pilpres kali ini. Survei menjagokan nomor dua, tapi tiba-tiba rakyat menjagokan nomor satu,” kata Nurul saat mendampingi lawatan Hatta Rajasa di Bengkulu (11/6/2014).

Strategi yang dilakukan kubu Prabowo-Hatta saat ini adalah meraih suara dari massa mengambang yang belum menentukan pilihan.
“Ada sekitar 30% kelompok undecided voters. Angka inilah yang akan kami masuki untuk mendapatkan suara yang masih mengambang tersebut,” kata Nurul.(dw/liputan6)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL